Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Arab Saudi

Houthi Klaim Tembak Jatuh Helikopter Apache Arab Saudi di Dekat Najran

Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menembak jatuh helikopter serbu Apache milik militer Arab Saudi di sekitar wilayah Najran, dekat perbatasan kedua negara. Menurut kelompok tersebut, helikopter buatan Amerika Serikat...

SANAA, REQNews – Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menembak jatuh helikopter serbu Apache milik militer Arab Saudi di sekitar wilayah Najran, dekat perbatasan kedua negara. Menurut kelompok tersebut, helikopter buatan Amerika Serikat (AS) itu menjadi sasaran ketika melakukan serangan terhadap posisi pasukan Houthi.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa penembakan dilakukan saat helikopter Saudi menjalankan apa yang disebutnya sebagai “operasi permusuhan” di sepanjang perbatasan Yaman dan Arab Saudi.

Hingga informasi ini disampaikan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Arab Saudi yang mengonfirmasi ataupun menanggapi klaim tersebut. Karena itu, laporan mengenai jatuhnya helikopter Apache tersebut masih belum dapat dipastikan secara independen.

Klaim terbaru ini bukan yang pertama kali disampaikan Houthi terkait pesawat militer Arab Saudi. Sebelumnya, kelompok tersebut juga menyatakan telah menembak jatuh jet tempur Typhoon milik Saudi. Namun, Riyadh saat itu juga tidak mengeluarkan pernyataan resmi mengenai klaim tersebut.

Perkembangan ini terjadi ketika ketegangan militer antara Arab Saudi dan Houthi masih berlangsung. Dalam periode konflik tersebut, Houthi juga dilaporkan melancarkan serangan ke wilayah Saudi, termasuk dengan menyasar bandara dan infrastruktur energi.

Perseteruan kedua pihak kembali meningkat sejak Juli lalu, di tengah meluasnya dampak perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Ketegangan regional itu turut memengaruhi situasi keamanan di Yaman dan kawasan sekitarnya.

Konflik juga meluas hingga Laut Merah, jalur pelayaran penting bagi perdagangan dan pasokan energi internasional. Dalam perkembangan tersebut, Iran dan Houthi, yang disebut sebagai kelompok proksi Iran, dilaporkan berupaya mengganggu atau menutup akses pelayaran melalui Selat Bab al-Mandab, setelah sebelumnya Selat Hormuz mengalami pemblokadean.

Situasi tersebut menambah kekhawatiran terhadap keamanan jalur perdagangan maritim di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, klaim penembakan helikopter Apache oleh Houthi masih memerlukan konfirmasi dari pihak Arab Saudi maupun sumber independen untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

Sumber: REQnews.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with