Houthi Ancam Arab Saudi, Sebut Wilayah Udaranya Tak Aman Kecuali di Mekkah dan Madinah
Kelompok Houthi di Yaman kembali mengeluarkan peringatan untuk pegawai, pekerja dan warga Arab Saudi. Mereka sebut selain Mekkah dan Madinah wilayah lain tak aman

Jakarta, VIVA – Kelompok pemberontak Houthi di Yaman kembali mengeluarkan peringatan untuk pegawai, pekerja dan warga Arab Saudi untuk menjauhi lokasi sekitar fasilitas minyak di negara itu. Dalam keterangan yang disampaikan oleh Houthi melalui kantor berita Saba milik mereka, Houthi juga mengklaim bahwa wilayah udara Arab Saudi tidak aman, kecuali di atas Kota Mekkah dan Madinah.
Kantor berita Saba yang dikelola Houthi mengutip seorang sumber militer yang mengatakan,
"Wilayah udara Arab Saudi tidak aman, kecuali di atas Mekkah dan Madinah,"kata seorang sumber militer Houthi dikutip dari laman Middle East Monitor, Rabu (21/10/2026).
Sumber tersebut menambahkan, bahwa pihak-pihak yang telah diperingatkan tidak memiliki alasan untuk mengabaikan peringatan ini. Ancaman terbaru itu muncul di tengah eskalasi militer yang masih berlangsung di kawasan tersebut.
Sumber militer itu juga mendesak para pemegang saham perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, untuk menjual saham mereka.
"Untuk menghindari kerugian, kami menyarankan para pemegang saham Aramco menarik investasinya sebelum terlambat," kata sumber tersebut.
Houthi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai bentuk ancaman tersebut ataupun tindakan yang mungkin mereka lakukan.
Sebelumnya, Pertahanan Sipil Arab Saudi melaporkan enam orang terluka setelah sebuah proyektil menghantam kawasan permukiman di Kota Najran. Koalisi pimpinan Arab Saudi juga mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik yang diluncurkan Houthi ke arah Khamis Mushait, Arab Saudi.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan dan eskalasi bentrokan antara koalisi pimpinan Arab Saudi dan Houthi sejak awal Oktober. Koalisi tersebut telah mengumumkan operasi berskala besar untuk menargetkan kemampuan militer Houthi. Sementara itu, kelompok tersebut melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak ke sejumlah bandara serta fasilitas di Arab Saudi.
Sumber: VIVA.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...