Harga Minyak Kamis Menguat Terpicu Kekhawatiran Serangan AS Terhadap Iran
(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah naik pada hari Kamis, 22 Oktober 2026, naik ke level tertinggi dalam lima minggu terakhir, di tengah kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dapat...

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah naik pada hari Kamis, 22 Oktober 2026, naik ke level tertinggi dalam lima minggu terakhir, di tengah kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dapat meningkat seiring dengan laporan bahwa Amerika Serikat bersiap untuk kembali melancarkan serangan terhadap Iran.
Harga minyak mentah berjangk WTI AS bergerak naik 1,27% pada $98,38 per barel.
Harga minyak mentah berjangka Brent bergerak naik 2,22% pada $111,24 per barel.
Para pejabat militer AS dan Israel telah menyusun rencana baru yang akan dilaksanakan setelah pemilihan umum paruh waktu AS bulan depan, dengan persiapan untuk operasi yang singkat namun intensif yang kini tengah berjalan.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Washington tidak sedang bernegosiasi dengan Teheran dan mengisyaratkan bahwa perkembangan situasi dapat terjadi dalam waktu dekat, kemungkinan setelah pemilihan umum berlangsung.
Sementara itu, AS telah memerintahkan pegawai pemerintah yang tidak bertugas dalam situasi darurat beserta keluarga mereka untuk meninggalkan Arab Saudi, dengan alasan meningkatnya serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi—yang berafiliasi dengan Iran—terhadap target-target sipil.
Meskipun ketegangan terus meningkat, ekspor minyak mentah melalui Selat Hormuz telah kembali mendekati tingkat sebelum konflik, dengan beberapa kapal tanker dilaporkan mematikan sistem pelacakan mereka untuk menghindari deteksi. Namun, pengiriman produk minyak olahan masih terkendala.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak dapat bergerak naik dengan meningkatnya kekhawatiran ekskalasi militer seiring sentimen AS sedang mempersiapkan serangan terhadap Iran.
Harga minyak mentah berjangka WTI AS akan bergerak dalam kisaran Resistance $99,74-$101,10. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $97,37-$96,36.
Harga minyak mentah berjangka Brent akan bergerak dalam kisaran Resistance $112,68-$114,11. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $109,81-$108,37.
Sumber: Vibiznews.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.