Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Houthi di Arab Saudi
Harga minyak Brent naik 1,2 persen menjadi US$110,11 per barel setelah serangan Houthi di Arab Saudi meningkatkan risiko keamanan dan pasokan energi.

Harga minyak mentah dunia menguat pada Kamis (22/10) setelah serangkaian serangan kelompok Houthi di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan kawasan dan kelancaran pasokan energi. Situasi tersebut mendorong Amerika Serikat (AS) merencanakan evakuasi sejumlah diplomat beserta keluarga mereka dari Arab Saudi dan sejumlah perwakilan diplomatik lainnya di Timur Tengah. Menurut laporan Reuters, harga minyak Brent naik US$1,29 atau 1,2 persen menjadi US$110,11 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat bertambah 97 sen atau 1 persen menjadi US$98,12 per barel. Kenaikan tersebut terjadi setelah pergerakan yang relatif lemah pada Rabu (21/10). Harga Brent ditutup relatif stabil, sedangkan WTI mengalami penurunan sebesar 67 sen.
Sejumlah pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Departemen Luar Negeri AS berencana menarik anggota keluarga staf dari beberapa kedutaan dan konsulat lainnya di Timur Tengah. Langkah tersebut dipertimbangkan di tengah meningkatnya risiko keamanan akibat eskalasi konflik regional.
Serangan kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran turut memperburuk situasi keamanan. Pada Rabu (21/10), serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas penting di Arab Saudi, termasuk Bandara Sipil Dammam, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan delapan lainnya terluka. Ladang minyak Arab Saudi juga menjadi sasaran serangan. Menurut laporan yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, serangan pesawat nirawak menyebabkan dua orang tewas.
Di Iran, media lokal melaporkan ledakan terdengar di kota Sirik, Iran selatan, pada Rabu (21/10). Hingga laporan tersebut diterbitkan, penyebab dan asal-usul ledakan itu belum diketahui secara pasti. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyampaikan kepada Financial Times bahwa negaranya siap menghadapi ancaman yang muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga mengatakan kepada media pemerintah bahwa AS tidak dapat mengharapkan berlangsungnya dialog selama masih menerapkan blokade dan ancaman terhadap Iran. Pernyataan tersebut mencerminkan belum meredanya ketegangan antara kedua negara. Risiko terhadap distribusi minyak juga meluas ke jalur pelayaran.
Data perusahaan analisis pasar energi Kpler mencatat sedikitnya 18 serangan terhadap kapal tanker dalam dua pekan terakhir. Analis LSEG memperingatkan bahwa jangkauan serangan Iran kini meluas hingga Teluk Oman, melampaui kawasan Selat Hormuz. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu pemuatan minyak mentah dan kegiatan pemindahan minyak antarkapal di wilayah itu.
Di tengah ketegangan Timur Tengah, perkembangan diplomatik terkait perang Ukraina juga berlangsung. Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kunjungan Utusan Khusus AS Steve Witkoff di St. Petersburg pada Rabu (21/10) untuk membahas upaya penghentian perang.
Kremlin mengonfirmasi bahwa Putin menyetujui kelanjutan perundingan damai dengan Ukraina yang dimediasi AS pada bulan berikutnya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyambut baik keputusan tersebut dan berharap pembicaraan dapat segera dimulai. Dari sisi pasokan, Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan persediaan minyak mentah Amerika Serikat turun 3,06 juta barel menjadi 412,5 juta barel pada pekan sebelumnya. Data yang dirilis Rabu (21/10) itu menunjukkan penurunan lebih besar dibandingkan perkiraan analis dalam survei Reuters, yakni 820 ribu barel.
Sumber: Demokratis.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...