Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

Geram Dikritik Soal Palestina, Netanyahu Sindir Kemerdekaan Indonesia Hasil Kolonialisme

Benjamin Netanyahu melontarkan sindiran tajam terhadap kemerdekaan Indonesia di tengah derasnya kecaman internasional atas pendudukan di Palestina.

Sumber foto: Tribunnewsdepok.com

TEL AVIV — Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, kembali memicu kontroversi internasional setelah menyindir sejarah kemerdekaan Indonesia dan menyebutnya sebagai bagian dari hasil peninggalan era kolonialisme.

Pernyataan menohok tersebut disampaikan Netanyahu di tengah gelombang kecaman global terhadap aksi pendudukan dan agresi militer Israel atas wilayah Palestina.

Netanyahu secara tegas menolak tuduhan bahwa Bangsa Israel telah merebut tanah milik rakyat Palestina.

Kepala pemerintahan Israel itu mengklaim bahwa bangsa Yahudi telah mendiami kawasan tersebut sejak ribuan tahun silam sebagai tanah warisan leluhur, bukan hasil dari praktik penjajahan.

“Sejarah kami bukan usaha kolonial,” tegas Netanyahu.

Sebut Israel Berbeda dari Penjajahan Belanda di Indonesia

Dalam komunikasinya, Netanyahu membandingkan posisi Israel dengan negara-negara yang memiliki rekam jejak sejarah penjajahan kolonial di masa lalu, salah satunya merujuk pada penjajahan Belanda atas Indonesia.

“Ini adalah tanah leluhur kami yang disebut Judea yang di situlah bangsa Yahudi lahir. Dan kami sudah menempati tanah ini ribuan tahun, bukan seperti Belanda di Indonesia, bukan seperti Belgia di Kongo,” ujar Netanyahu.

“Kita adalah Bangsa Yahudi dari Yudea,” jelasnya.

Atas dasar klaim sejarah tersebut, Netanyahu menegaskan sikap keras pemerintahannya terhadap narasi solidaritas global bagi warga Palestina.

Menurutnya, pihak mana pun yang meneriakkan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina diposisikan sebagai musuh bagi Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, lantaran Israel mengklaim hanya sedang mempertahankan tanah air leluhur mereka.

Sumber: Tribunnewsdepok.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with