Filipina Panggil Dubes China Usai Lontarkan Ancaman Perang
Filipina Panggil Dubes China setelah Jing Quan menyatakan Beijing dapat menang mudah dalam perang terbuka, memicu protes dan desakan dari parlemen Filipina.

Kontroversi ini bermula saat Jing membantah pernyataan Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro Jr., yang menyebut Beijing kerap memicu masalah di kawasan. Di hadapan sebuah forum sekolah di Manila, Jing menyatakan bahwa pihak China bisa menang dengan mudah jika mengerahkan kekuatan tentara. Menanggapi hal itu, Teodoro menilai pernyataan tersebut bukan sekadar keliru berbicara, melainkan bentuk ancaman nyata yang memperlihatkan niat sesungguhnya dari pemerintah Beijing.
Menyikapi polemik ini, Wakil Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Erwin Tulfo, mengajukan usulan resmi untuk mengusir Jing dengan menyatakan sang diplomat sebagai orang yang tidak lagi diterima di Filipina (persona non grata). Anggota Senat lainnya, Risa Hontiveros, turut menuntut permohonan maaf secara tertulis dari sang duta besar.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, membela Jing dan meminta para politisi Filipina untuk tidak memperkeruh hubungan kedua negara. Di tengah desakan tersebut, Presiden Ferdinand Marcos Jr. memilih bersikap hati-hati dan tetap mengedepankan jalur perundingan melalui kementerian luar negeri.
Sumber: IDN Times. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...