Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Festival Budaya Nasional di Kebun Raya Bogor Angkat Keragaman Nusantara

Festival Budaya Nasional di Kebun Raya Bogor menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mengapresiasi kekayaan seni dan tradisi Indonesia dalam peringatan Hari Kebudayaan Nasional. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan...

Sumber foto: RRI.co.id

Bogor – Festival Budaya Nasional di Kebun Raya Bogor menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mengapresiasi kekayaan seni dan tradisi Indonesia dalam peringatan Hari Kebudayaan Nasional. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan tersebut dibuka Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dengan menabuh alat musik tradisional Lombok, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Beragam pertunjukan memeriahkan festival yang mengusung tema “Indonesia, Budaya yang Terus Hidup”, mulai dari penampilan penyanyi solo, pagelaran kolosal Majapahit, hingga Harmoni Nusantara yang menghadirkan musik tradisional dari berbagai daerah. Antusiasme masyarakat terlihat saat menyaksikan rangkaian pertunjukan yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa kekayaan budaya nasional merupakan aset penting yang perlu dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan. Ia menyebut Indonesia memiliki 1.340 suku bangsa dan 718 bahasa yang mencerminkan luasnya keragaman budaya di Tanah Air.

“Ini semua juga ekspresi budaya kita, warisan budaya tak benda kita, warisan budaya kita yang selalu kita jaga, apalagi dengan hadirnya Kementerian Kebudayaan, kita harus semakin fokus dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan,” ujar Fadli Zon.

Menurutnya, upaya pelestarian perlu berjalan seiring dengan pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Fadli Zon juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Kebudayaan Nasional sebagai kesempatan untuk terlibat aktif dalam merawat tradisi dan memperkenalkan budaya kepada generasi berikutnya. Ia menilai kekayaan budaya dapat menjadi bagian dari pengembangan ekonomi apabila dikelola secara berkelanjutan.

“Karena ini sebagai bagian dari kekuatan kita untuk bagaimana menatap masa depan, termasuk memanfaatkannya untuk ekonomi budaya,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa kebudayaan tidak cukup hanya dilindungi dan diwariskan, tetapi juga perlu dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi budaya sirkular. Melalui festival tersebut, Kementerian Kebudayaan ingin memastikan warisan budaya tetap hidup melalui keterlibatan masyarakat dan komunitas penggiat seni.

“Cagar-cagar budaya bukan hanya dead monument, tapi situs-situs yang hidup dan juga dihidupkan oleh para penggiatnya,” kata Fadli Zon, seraya menyampaikan apresiasi kepada LPDP yang turut mendukung penyelenggaraan Festival Budaya Nasional.

Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with