Eskalasi Serangan Houthi, Dua Proyektil Mendarat di Bandara Aden
Bandara Aden di Yaman dihantam dua proyektil serangan Houthi. Simak ulasan lengkap, eskalasi konflik, serta latar belakang negaranya!
Gelombang kekerasan yang melanda Yaman kian memanas setelah dua proyektil menghantam kawasan Bandara Internasional Aden di negara tersebut. Melansir AFP pada Sabtu (17/10/2026), insiden ini terjadi hanya sehari setelah serangan mematikan yang menyasar kompleks Istana Kepresidenan di kota pelabuhan strategis tersebut.
Menurut keterangan seorang pejabat keamanan setempat serta seorang petugas pengatur lalu lintas udara (air traffic controller), ledakan terjadi di area bandara yang menampung unit militer yang bersekutu dengan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.
Kedua sumber tersebut memberikan keterangan dengan syarat anonim karena tidak berwenang memberikan pernyataan resmi kepada media massa. Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai jumlah korban jiwa maupun cedera, dan belum ada pihak yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan malam itu.
Namun, arah tuduhan tertuju kuat pada kelompok pemberontak Houthi yang disokong oleh Iran. Sehari sebelum insiden di bandara, kelompok Houthi melancarkan serangan rudal balistik yang menghantam kompleks Istana Al-Maashiq di Aden, pusat pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional sejak kota tersebut ditetapkan sebagai ibu kota sementara pada 2015.
Penyergapan beruntun terhadap sasaran vital di Aden menunjukkan intensifikasi taktik militer Houthi untuk melumpuhkan pusat simpul logistik dan markas komando koalisi militer pimpinan Arab Saudi.
Area bandara Aden yang menjadi sasaran pada Jumat (16/10/2026) tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi publik nasional, tetapi juga menyimpan fasilitas pertahanan dan markas pasukan militer.
Kerentanan fasilitas penerbangan vital ini memicu kekhawatiran baru atas terancamnya keselamatan operasional penerbangan sipil dan bantuan kemanusiaan di Yaman.
Serangan di bandara ini memperpanjang deretan rentetan serangan Houthi dalam kurun waktu sepekan terakhir, di mana kelompok tersebut berulang kali menargetkan markas operasional militer dan fasilitas pengamanan tempat bertugasnya perwira senior Yaman dan militer Arab Saudi.
Kota Aden memegang peranan krusial dalam peta politik dan keamanan Yaman sejak meletusnya perang saudara pada akhir 2014. Kota pelabuhan yang terletak di pesisir Teluk Aden ini ditetapkan sebagai ibu kota sementara pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, setelah kelompok milisi Houthi berhasil merebut dan menguasai ibu kota historis Yaman, Sanaa.
Sejak intervensi koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi pada 2015 untuk memulihkan kekuasaan pemerintah resmi, Aden kerap menjadi medan pertempuran sengit dan sasaran empuk serangan rudal maupun drone Houthi. Kendati koalisi berhasil mempertahankan Aden dari pendudukan penuh Houthi, stabilitas keamanan di kota ini terus berguncang.
Eskalasi serangan terbaru ke infrastruktur vital seperti bandara dan istana kepresidenan mempertegas tantangan besar bagi pemerintah Yaman dalam menjaga stabilitas keamanan internal, di tengah ancaman kehancuran ekonomi dan krisis kemanusiaan yang parah di negara tersebut.
Sumber: investor.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.