Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Arab Saudi

Eks Insinyur OpenAI Pasang Alat Sadap di Ruang Rapat, Diduga Dibantu Saudi

Alfozan, eks insinyur OpenAI, sering berkomunikasi dengan anggota keluarga kerajaan Arab Saudi yang identitasnya dirahasiakan.

Sumber foto: Kompas.com

Kantor berita AFP melaporkan, Alfozan (35) hadir di ruang sidang pada Senin (19/10/2026) mengenakan seragam tahanan oranye. Dia tidak berbicara selama satu jam sesi persidangan.

Ia ditangkap pada 9 Oktober 2026, terancam hukuman lima tahun penjara mengenai penyadapan komunikasi verbal.

"Terdakwa berupaya keras membuat perangkat perekam khusus yang terenkripsi guna merekam diam-diam rapat-rapat yang sangat sensitif, melibatkan personel senior dan eksekutif OpenAI, mitra bisnis tingkat tinggi, serta pejabat pemerintah," tulis jaksa dalam nota penahanan.

"Semua ini dilakukan sembari ia berkomunikasi dengan tokoh-tokoh penting di Arab Saudi, serta mencari peluang—dan merencanakan perjalanan—ke Arab Saudi," lanjutnya, dikutip dari Reuters.

Menurut gugatan pidana, Alfozan memasang alat perekam tersebut di belakang televisi ruang rapat eksekutif di salah satu gedung OpenAI di San Francisco.

Berdasarkan memo penahanan dari jaksa, pertemuan yang melibatkan pejabat pemerintah sempat berlangsung di ruang rapat tersebut pada sekitar waktu perangkat dipasang.

OpenAI menemukan perangkat itu pada 30 September 2026 dan langsung melaporkannya kepada FBI.

Jaksa menegaskan, penyelidikan masih terus berjalan dan dakwaan tambahan berpotensi diajukan terhadap Alfozan.

Dokumen pengadilan juga membeberkan upaya seorang anggota keluarga kerajaan Saudi yang hendak merekrut Alfozan untuk mengisi posisi berfokus AI di Arab Saudi.

Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with