Dua tahun Prabowo-Gibran, Menperin pastikan industri jadi “backbone”
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan komitmen kementerian yang dipimpinnya untuk terus menjadikan industri sebagai tulang punggung ...

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan komitmen kementerian yang dipimpinnya untuk terus menjadikan industri sebagai tulang punggung (backbone) pembangunan, khususnya pembangunan ekonomi.
"Kementerian Perindustrian akan terus bekerja untuk menjadi backbone bagi pembangunan, khususnya pembangunan ekonomi. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo-Gibran, kita akan makin tingkatkan," ujar Menperin ditemui di Jakarta, Selasa, saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap dua tahun.
Ia berharap kontribusi sektor industri terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional terus meningkat. Selain itu, pertumbuhan industri diharapkan dapat mencapai level yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Mudah-mudahan kita bisa tingkatkan kontribusi industri terhadap produk domestik bruto, kemudian pertumbuhan industri makin tinggi, berada di level lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.
Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah mendorong peningkatan peran negara dalam investasi hilirisasi melalui Danantara agar manfaatnya tidak hanya dinikmati investor asing.
Pemerintah juga mengembangkan mobil nasional melalui Danantara, dengan Maung Garuda digunakan sebagai kendaraan resmi Presiden.
Di sektor teknologi, pemerintah membuka kerja sama Danantara dengan Arm untuk mengembangkan industri semikonduktor nasional, yang diawali dengan program pelatihan bagi 15.000 insinyur semikonduktor pada Mei 2026.
Sementara itu, pemerintah mengarahkan pilihan program studi dan perguruan tinggi penerima beasiswa Garuda agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pemerintah juga memperpanjang masa berlaku sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari tiga tahun menjadi lima tahun melalui pembaruan aturan pada 2025, sehingga dapat mengurangi frekuensi sertifikasi ulang bagi pelaku industri.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar FauzanEditor : Debby H. Mano COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sumber: ANTARA News Gorontalo. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.