Diserang Rudal Houthi, Saudi Aramco Obral Aset Properti Rp 160 Triliun
Perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, menjadi sorotan setelah memerintahkan karyawan mengosongkan kantor pusatnya di Dhahran.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya Aramco membuka nilai ekonomi dari aset yang dimiliki.
Namun, hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada keputusan final mengenai transaksi yang akan dilakukan.
Menurut laporan Bloomberg yang dikutip The Business Times pada 13 Mei 2026, Aramco mempertimbangkan skema sale-and-leaseback untuk memonetisasi sebagian aset real estatnya.
Dalam skema tersebut, perusahaan menjual aset properti kepada investor, kemudian menyewanya kembali agar tetap dapat digunakan untuk kegiatan operasional.
Dengan demikian, perusahaan berpotensi memperoleh dana dari aset yang dimiliki tanpa harus langsung meninggalkan penggunaan bangunan tersebut.
Diketahui, Aramco telah melakukan pembicaraan awal dengan pihak-pihak terkait.
Perusahaan juga disebut bekerja sama dengan penasihat untuk menjajaki kemungkinan transaksi yang berpotensi menarik minat dana investasi real estat dan infrastruktur.
Meski nilai dana yang dibidik mencapai sedikitnya 10 miliar dollar AS, angka tersebut masih berupa target dalam penjajakan transaksi, bukan nilai penjualan yang telah terealisasi.
Salah satu aset yang masuk dalam pembahasan tersebut adalah kompleks kantor pusat Aramco di Dhahran, wilayah Provinsi Timur yang menjadi salah satu pusat industri minyak Arab Saudi.
Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...