Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Arab Saudi

Diserang Rudal Houthi, Saudi Aramco Obral Aset Properti Rp 160 Triliun

Perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, menjadi sorotan setelah memerintahkan karyawan mengosongkan kantor pusatnya di Dhahran.

Sumber foto: Kompas.com

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya Aramco membuka nilai ekonomi dari aset yang dimiliki.

Namun, hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada keputusan final mengenai transaksi yang akan dilakukan.

Menurut laporan Bloomberg yang dikutip The Business Times pada 13 Mei 2026, Aramco mempertimbangkan skema sale-and-leaseback untuk memonetisasi sebagian aset real estatnya.

Dalam skema tersebut, perusahaan menjual aset properti kepada investor, kemudian menyewanya kembali agar tetap dapat digunakan untuk kegiatan operasional.

Dengan demikian, perusahaan berpotensi memperoleh dana dari aset yang dimiliki tanpa harus langsung meninggalkan penggunaan bangunan tersebut.

Diketahui, Aramco telah melakukan pembicaraan awal dengan pihak-pihak terkait.

Perusahaan juga disebut bekerja sama dengan penasihat untuk menjajaki kemungkinan transaksi yang berpotensi menarik minat dana investasi real estat dan infrastruktur.

Meski nilai dana yang dibidik mencapai sedikitnya 10 miliar dollar AS, angka tersebut masih berupa target dalam penjajakan transaksi, bukan nilai penjualan yang telah terealisasi.

Salah satu aset yang masuk dalam pembahasan tersebut adalah kompleks kantor pusat Aramco di Dhahran, wilayah Provinsi Timur yang menjadi salah satu pusat industri minyak Arab Saudi.

Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with