Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Desa Indrasari Banjar Raih Juara Dua Lomba Desa Pangan Aman Nasional

Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, meraih juara dua Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Nasional Regional Tengah Tahun 2026. Prestasi yang diinisiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI ini...

Sumber foto: RRI.co.id

Martapura – Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, meraih juara dua Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Nasional Regional Tengah Tahun 2026. Prestasi yang diinisiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI ini menjadi pengakuan atas upaya desa dalam mendorong penerapan keamanan pangan di masyarakat.

Penghargaan diterima Pambakal Desa Indrasari, Ahmad Yani, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, HM Hafizh Anshari. Penyerahan berlangsung dalam Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) di Aula Gedung Bhineka Tunggal Ika, BPOM, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026.

Sekda Banjar, H. Yudi Andrea, berharap prestasi tersebut dapat mendorong desa lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan. Menurutnya, upaya menjaga pangan tetap aman membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Prestasi Desa Indrasari ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Banjar untuk terus mengembangkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan aman,” ujar Yudi.

Ia menegaskan, keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung penyediaan pangan yang layak bagi masyarakat.

Sebelum meraih penghargaan, Desa Indrasari telah melalui sejumlah tahapan penilaian oleh tim pusat. Tahapan tersebut meliputi verifikasi dokumen dan wawancara yang melibatkan kementerian, lembaga, aparatur desa, serta unsur lintas sektor terkait.

BPOM mengembangkan sejumlah program keamanan pangan berbasis masyarakat, di antaranya Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan. Program-program tersebut diintegrasikan melalui Germas Sapa untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, dan kemandirian masyarakat dalam menerapkan keamanan pangan.

Penghargaan ini diharapkan mendorong desa-desa lain di Kabupaten Banjar untuk semakin aktif membangun budaya pangan aman. Upaya tersebut juga penting untuk mendukung penyediaan pangan lokal yang aman, bermutu, dan bergizi bagi keluarga.

Melalui keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah, penerapan keamanan pangan di tingkat desa diharapkan semakin kuat. Dengan demikian, upaya menjaga kualitas pangan dapat turut mendukung kesehatan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with