Axl Rose Bentangkan Bendera Palestina saat Guns N’ Roses Tampil
Axl Rose membentangkan bendera Palestina saat Guns N’ Roses membawakan Civil War di Bogotá, Kolombia, memicu beragam tanggapan di media sosial.

Penampilan Guns N’ Roses di Bogotá, Kolombia, menjadi sorotan setelah vokalis Axl Rose membentangkan bendera Palestina di atas panggung. Momen tersebut terjadi ketika band rock asal Amerika Serikat itu memainkan lagu Civil War, seperti dilansir dari Medcom. Bendera yang diterima dari seorang penonton di barisan depan tersebut memuat tulisan “I Don’t Need Your Civil War”.
Aksi itu kemudian menyebar melalui media sosial dan memunculkan beragam reaksi dari penggemar musik di berbagai negara. Peristiwa tersebut berlangsung saat Guns N’ Roses tampil di Vive Claro, Bogotá. Di tengah pembawaan Civil War, seorang penonton menyerahkan bendera Palestina kepada Axl Rose, yang kemudian membentangkannya di hadapan penonton.
Tulisan pada bendera itu memiliki kaitan dengan pesan lagu yang sedang dibawakan. Civil War merupakan karya Guns N’ Roses yang dirilis pada 1991 melalui album Use Your Illusion II.
Kehadiran simbol Palestina ketika lagu tersebut dimainkan menarik perhatian karena tema musiknya berkaitan dengan peperangan dan akibat yang ditimbulkannya. Perpaduan antara lagu dan bendera itu kemudian memunculkan pembicaraan mengenai solidaritas terhadap warga Palestina.
Civil War dikenal sebagai lagu Guns N’ Roses yang mengangkat kritik terhadap perang. Isi pesannya menyoroti kehancuran akibat konflik, kepentingan politik di balik peperangan, serta penderitaan yang dialami masyarakat.
Tema tersebut menjadi konteks penting untuk memahami mengapa momen pembentangan bendera Palestina mendapat perhatian. Sejumlah penggemar memandang tindakan Axl sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan yang selaras dengan pesan antiperang dalam lagu tersebut.
Meski demikian, tidak terdapat penjelasan terperinci mengenai maksud pribadi Axl Rose ketika membentangkan bendera itu. Karena itu, penafsiran atas tindakannya tetap perlu dibedakan dari pernyataan langsung sang vokalis mengenai tujuan aksi tersebut.
Rekaman penampilan itu beredar di media sosial dan mengundang tanggapan yang beragam. Sebagian warganet memberikan respons positif terhadap tindakan Axl, sedangkan lainnya membandingkan sikapnya dengan musisi lain yang jarang menyampaikan pandangan mengenai persoalan politik dan kemanusiaan.
Perbincangan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah momen dalam pertunjukan musik dapat meluas menjadi diskusi di luar panggung. Dalam peristiwa ini, bendera Palestina yang dibentangkan saat Civil War dimainkan menjadi titik perhatian publik.
Hubungan antara simbol yang ditampilkan dan tema lagu turut mendorong pembahasan mengenai perang, nilai kemanusiaan, serta posisi musisi ketika isu global menjadi perhatian masyarakat. Namun, makna khusus yang ingin disampaikan Axl melalui tindakannya tidak dijelaskan secara terperinci dalam laporan yang tersedia.
Sumber: Cirebon Times. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...