AS Hancurkan Kapal Terkait Iran di Teluk Oman, Diduga Intai Kapal Perang
CENTCOM juga menuding Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berulang kali mengancam kapal sipil dan militer di perairan regional

AS Hancurkan Kapal Terkait Iran di Teluk Oman, Diduga Intai Kapal Perang
Militer Amerika Serikat menghancurkan sebuah kapal dhow yang disebut memiliki keterkaitan dengan Iran di Teluk Oman pada 6 Oktober lalu.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan kapal tersebut diduga melakukan pengintaian dan membantu mengarahkan sasaran terhadap kapal-kapal perang Angkatan Laut AS yang beroperasi di kawasan itu.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial X pada Rabu, CENTCOM mengatakan seluruh awak kapal telah dievakuasi dengan selamat sebelum kapal dihancurkan.
Namun, komando militer AS itu tidak mengungkap jumlah awak maupun kewarganegaraan mereka.
“Pada 6 Oktober, pasukan AS menghancurkan sebuah kapal dhow yang terkait dengan Iran karena melakukan pengintaian dan penentuan sasaran terhadap kapal-kapal Angkatan Laut AS di Teluk Oman,” demikian pernyataan CENTCOM.
CENTCOM menambahkan, proses pemulangan awak kapal masih berlangsung.
Tidak dijelaskan secara terperinci bagaimana kapal tersebut menjalankan aktivitas pengintaian ataupun bukti yang mendasari dugaan keterlibatannya dalam penentuan sasaran militer.
CENTCOM juga menuding Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berulang kali mengancam kapal sipil dan militer di perairan regional selama tujuh bulan terakhir.
“Selama tujuh bulan terakhir, IRGC terus menargetkan secara serampangan ribuan pelaut sipil yang melintasi perairan regional, selain kapal-kapal perang Angkatan Laut AS,” kata CENTCOM.
Pernyataan tersebut merupakan tuduhan dari pihak militer AS. CENTCOM tidak merinci insiden-insiden yang dimaksud dalam pernyataan itu ataupun menyertakan penjelasan lebih lanjut mengenai dugaan peran kapal dhow yang dihancurkan.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan maritim di kawasan Teluk.
Ancaman terhadap kapal komersial maupun kapal militer menjadi perhatian karena jalur pelayaran di kawasan tersebut berperan penting dalam perdagangan energi dunia.
Teluk Oman menghubungkan Laut Arab dengan Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran strategis bagi distribusi minyak global.
Selat tersebut menjadi pintu keluar utama bagi pengiriman minyak dari sejumlah negara produsen di kawasan Teluk menuju pasar internasional.
Sumber: Tribunnews.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.