Arab Saudi Cegat Empat Drone Houthi dan Pastikan Jemaah Umrah Aman
Arab Saudi mencegat empat drone di Riyadh dan Madinah di tengah eskalasi konflik dengan Houthi, sementara Kemlu memastikan 49.000 jemaah umrah Indonesia aman.

Arab Saudi mencegat dan menghancurkan empat pesawat nirawak milik kelompok Houthi di wilayah Riyadh dan Madinah pada Kamis, 22 Oktober 2026, ketika serangan di tengah konflik dengan kelompok asal Yaman itu terus meningkatkan risiko keamanan. Di tengah situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan 49.000 jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi berada dalam kondisi aman.
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki Al-Malki, mengumumkan pencegatan drone tersebut melalui platform X. Informasi itu dilaporkan AFP dan dikutip detikcom pada Kamis (22/10/2026).
Serangan juga berdampak pada aktivitas penerbangan dan keamanan fasilitas penting. Menurut laporan detikcom yang mengutip sejumlah sumber kepada AFP, staf esensial di kantor pusat perusahaan minyak Aramco di wilayah timur Arab Saudi diminta bekerja dari rumah hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Sebelumnya, staf non-esensial perusahaan tersebut telah diperintahkan bekerja dari rumah sejak pekan sebelumnya. Tiga sumber yang mengetahui situasi itu menyebutkan sebagian besar pegawai sudah bekerja jarak jauh setelah serangan Houthi terhadap fasilitas di Dhahran pada pekan sebelumnya.
Di Indonesia, Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan bahwa seluruh jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi tetap aman meskipun eskalasi konflik memengaruhi operasional penerbangan.
“Saat ini di Arab Saudi terdapat 49.000 jamaah umrah, dan semuanya dalam keadaan aman,” ujar Heni Hamidah dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.
Heni membenarkan bahwa serangan terhadap sejumlah bandara di Arab Saudi sempat mengganggu penerbangan, terutama di Riyadh. Namun, menurut Kemlu, operasional penerbangan di Bandara Jeddah dan Madinah telah kembali normal.
Kemlu mencatat tingkat pembatalan penerbangan di kedua bandara tersebut mencapai 7 persen, sedangkan tingkat keterlambatan sebesar 11 persen. Personel KJRI Jeddah juga menjalankan piket siaga selama 24 jam untuk memantau layanan penerbangan dan membantu jemaah Indonesia yang terdampak gangguan perjalanan.
Heni turut memastikan warga negara Indonesia (WNI) dan pekerja migran Indonesia (PMI) yang menetap di Arab Saudi berada dalam kondisi aman.
Menurut laporan ANTARA, serangan Houthi sebelumnya menyasar sejumlah fasilitas penerbangan di Arab Saudi. Mengutip Sputnik, serangan terhadap Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh pada 10 Oktober menewaskan 12 orang dan melukai 309 orang. Serangan berikutnya di bandara yang sama pada 11 Oktober menewaskan satu orang dan melukai 11 orang.
Pada 21 Oktober, serangan drone terhadap Bandara Internasional Raja Fahd di Dammam dilaporkan menewaskan dua orang dan melukai delapan orang. Rentetan serangan tersebut berlangsung ketika bentrokan antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi kembali meningkat.
Ketegangan itu juga disertai tuduhan dari Duta Besar Arab Saudi untuk Yaman, Mohammed Al Jaber, terhadap kelompok Houthi. Dalam pernyataan yang diunggah melalui X pada 20 Oktober, Al Jaber menuduh kelompok tersebut memanfaatkan krisis kemanusiaan dan ekonomi Yaman untuk membiayai operasi militer serta menghambat proses perdamaian.
Al Jaber menuding Houthi mengalihkan pendapatan negara dari pajak, bea cukai, dan sektor telekomunikasi untuk membiayai serangan, sementara pembayaran gaji pegawai negeri dan layanan dasar bagi masyarakat diabaikan.
Ia juga menyoroti situasi di Taiz, tempat pasukan pemerintah Yaman menghadapi serangan Houthi. Menurut Al Jaber, pengepungan dan gangguan jalur pasokan telah membatasi akses warga terhadap kebutuhan pokok, termasuk makanan dan obat-obatan.
“Yaman bukan milik Houthi, dan Taiz tidak akan tetap menjadi sandera agenda mereka,” ujar Al Jaber.
Dalam pernyataannya, Al Jaber merujuk laporan Panel Pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diterbitkan pada 2024. Laporan tersebut mendokumentasikan penggunaan jaringan telekomunikasi untuk mengumpulkan dana bagi pasukan drone dan pertahanan pantai Houthi melalui pengiriman jutaan pesan kepada pelanggan.
Panel itu memperkirakan otoritas Houthi mengumpulkan sekitar 994 miliar riyal Yaman atau US$4,2 miliar dari bea cukai impor bahan bakar yang melewati pelabuhan yang mereka kuasai selama April 2022 hingga Juni 2024. Setelah memperhitungkan biaya tambahan dan margin keuntungan, total pendapatan dari sektor bahan bakar diperkirakan mencapai 1,34 triliun riyal Yaman.
Al Jaber juga mengutip siaran pers Kementerian Keuangan Amerika Serikat pada Januari yang menyebut Houthi menghasilkan US$2 miliar per tahun dari penyelundupan minyak. Ia menuduh pendapatan tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan militer, bukan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketegangan regional kembali meningkat setelah konflik antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman memanas pada pertengahan Juli, menyusul periode meredanya pertempuran selama empat tahun. Menurut laporan ANTARA, eskalasi dipicu oleh serangan Houthi terhadap kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah sebagai balasan atas serangan militer Yaman terhadap bandara di Sanaa.
Di Taiz, bentrokan dan terputusnya jalur pasokan utama dilaporkan mendorong kenaikan harga pangan dan bahan bakar serta memaksa ribuan warga mengungsi. Pada Selasa, 20 Oktober, serangan rudal Houthi di kawasan permukiman kota tersebut dilaporkan menewaskan dua remaja perempuan dan melukai enam orang lainnya, menurut otoritas setempat.
Kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk, memperingatkan bahwa pengepungan di Taiz membahayakan warga sipil dan menyerukan pembukaan akses bantuan kemanusiaan. Sementara itu, Arab Saudi menyatakan akan terus melindungi wilayah, warga negara, dan kapal-kapalnya serta mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Sumber: www.suaralandak.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.