Anggaran Mitigasi Bencana Minim, KH Maman Imanulhaq: Indonesia Masih Terjebak Paradigma Reaktif
Anggaran Mitigasi Bencana Minim, KH Maman Imanulhaq: Indonesia Masih Terjebak Paradigma Reaktif

Minimnya anggaran pencegahan dan mitigasi bencana menjadi sorotan Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq. Menurutnya, Indonesia perlu mengubah paradigma penanggulangan bencana yang selama ini cenderung berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, menjadi lebih mengutamakan pencegahan dan mitigasi.
Indonesia menghadapi ancaman multibencana, mulai dari banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung api.
Dengan sekitar 53.000 desa berada di wilayah rawan bencana dan 271 juta penduduk terpapar risiko multibahaya, penanggulangan bencana semestinya menjadi salah satu prioritas strategis nasional.
Namun, besarnya ancaman tersebut dinilai belum sebanding dengan dukungan anggaran untuk upaya pencegahan.
Anggaran pencegahan dan mitigasi pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam lima tahun terakhir disebut hanya berkisar Rp17 miliar hingga Rp19 miliar per tahun.
Jumlah tersebut dinilai sangat kecil jika dibandingkan dengan luas wilayah Indonesia, besarnya jumlah penduduk, serta beragam potensi bencana yang mengancam keselamatan masyarakat.
Sumber: www.tintahijau.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...