Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Bencana Alam

Aktivis Greenpeace Panjat Patung Bundaran HI, Apa Pesan yang Disampaikan?

Aktivis Greenpeace panjat Patung Bundaran HI pada 20 Oktober 2026. Simak pesan dan tuntutan mereka terkait krisis iklim dan biaya hidup.

Sumber foto: Akurat.co

Aksi ini berlangsung bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Melalui aksi tersebut, Greenpeace mendesak pemerintah agar lebih serius menangani persoalan lingkungan yang turut memengaruhi kesehatan, mata pencaharian, dan kondisi ekonomi masyarakat.

Salah satu pesan yang disampaikan Greenpeace dalam aksi tersebut adalah “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”. Pesan ini menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan alam, tetapi juga berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

Perubahan iklim dapat meningkatkan risiko cuaca ekstrem dan bencana alam yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi.

Kondisi tersebut juga bisa memengaruhi harga pangan, pendapatan masyarakat, hingga biaya yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Greenpeace juga menyoroti berbagai persoalan lingkungan, seperti kebakaran hutan dan lahan, kabut asap, serta cuaca ekstrem yang dapat mengancam kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Dampak bencana lingkungan tidak hanya dirasakan oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Gangguan kesehatan, kerusakan lahan, dan terhambatnya kegiatan ekonomi juga dapat memengaruhi kehidupan masyarakat secara lebih luas.

Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, menyampaikan bahwa kelompok pekerja dengan kondisi ekonomi rentan berpotensi merasakan dampak krisis ekologis secara lebih berat.

Sebab, ketika bencana terjadi, mereka dapat kehilangan sumber penghasilan sekaligus menghadapi peningkatan biaya hidup.

Dalam aksi tersebut, Greenpeace turut membawa poster bertuliskan “Melindungi Lingkungan = Melindungi Kualitas Hidup” dan “Elite Berpesta, Rakyat Menderita”.

Pesan tersebut menggambarkan pandangan Greenpeace bahwa perlindungan lingkungan berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat.

Kerusakan lingkungan dapat menimbulkan dampak yang berbeda bagi setiap kelompok, terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi dan sumber daya untuk menghadapi bencana.

Melalui slogan tersebut, Greenpeace juga mengkritik kondisi sosial ekonomi yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Mereka ingin menegaskan bahwa upaya mengatasi krisis lingkungan seharusnya berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Aksi Greenpeace memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI pada 20 Oktober 2026 membawa pesan utama tentang penanganan krisis iklim, penghentian bencana ekologis, dan perlindungan kualitas hidup masyarakat.

Melalui spanduk dan poster yang dibentangkan, Greenpeace mendesak pemerintah agar lebih serius menangani persoalan lingkungan sekaligus dampak sosial ekonominya.

A: Aktivis Greenpeace memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI untuk menyampaikan kritik terhadap penanganan krisis iklim dan bencana ekologis, sekaligus menyoroti dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

A: Greenpeace membawa sejumlah pesan, di antaranya “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” dan “Melindungi Lingkungan = Melindungi Kualitas Hidup”. Pesan tersebut menekankan pentingnya penanganan masalah lingkungan untuk melindungi kehidupan masyarakat.

A: Aksi tersebut berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

A: Greenpeace menyoroti dampak krisis iklim dan bencana lingkungan terhadap kesehatan, mata pencaharian, aktivitas ekonomi, serta biaya hidup masyarakat.

A: Slogan tersebut menunjukkan bahwa persoalan lingkungan berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat. Bencana dan cuaca ekstrem dapat mengganggu pekerjaan, memengaruhi pasokan pangan, serta meningkatkan beban pengeluaran rumah tangga.

Sumber: Akurat.co. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with