AFC Undur Piala Asia 2027 dan Ubah Persiapan Timnas Indonesia
AFC menggeser Piala Asia 2027 ke Desember 2027 hingga Januari 2028. Timnas Indonesia harus menyesuaikan program persiapan dan seleksi pemain.

Perubahan kalender Piala Asia 2027 memaksa Timnas Indonesia menata ulang persiapan menuju turnamen sepak bola terbesar di Asia tersebut. AFC memindahkan jadwal penyelenggaraan di Arab Saudi menjadi 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028 akibat situasi keamanan kawasan, kendala logistik, dan gangguan perjalanan.
Keputusan penjadwalan ulang diumumkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada Selasa, 3 November 2026. Dilansir dari Medcom, turnamen yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 itu mengalami perubahan setelah AFC berkoordinasi dengan Komite Penyelenggara Lokal (LOC) dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF).
Perubahan tersebut berdampak terhadap seluruh peserta, termasuk Indonesia. Program latihan, pemusatan latihan (TC), pertandingan uji coba internasional, hingga target kebugaran pemain perlu disesuaikan dengan kalender kompetisi terbaru.
Pengamat sepak bola Kesit Budi Handoyo menilai penundaan tersebut merugikan Timnas Indonesia. Menurutnya, setiap peserta sudah menyusun program latihan berdasarkan jadwal awal sehingga perubahan kalender menimbulkan kebutuhan untuk menyusun ulang persiapan.
"Sudah membuat program dan persiapan untuk pertandingan, sehingga harus buat program baru lagi," ujar Kesit Budi Handoyo.
Kesit yang juga menjabat Ketua PWI Jaya turut menyoroti kepastian penyelenggaraan turnamen. Ia berharap AFC menetapkan batas waktu yang jelas bagi Arab Saudi untuk memastikan kondisi keamanan kembali kondusif.
"Sehingga tidak ada lagi penundaan," ujar Kesit.
Di luar dampak terhadap persiapan, tambahan waktu juga membuka peluang bagi PSSI untuk memperkuat komposisi skuad Garuda. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melanjutkan pemantauan pemain keturunan yang berpotensi mengikuti proses naturalisasi.
Kesit melihat perubahan jadwal memberikan kesempatan kepada tim nasional untuk melengkapi kebutuhan pemain sebelum menghadapi persaingan di level Asia.
"Ada kesempatan, misal ada beberapa pemain naturalisasi yang sudah dibidik," ujar Kesit.
Selain memantau pemain keturunan, tim pelatih memiliki waktu lebih panjang untuk mengevaluasi pemain lokal. Konsistensi penampilan, kebugaran, serta kesempatan bermain bersama klub menjadi sejumlah aspek yang dapat diperhatikan dalam menentukan komposisi tim.
Tambahan waktu tersebut juga memungkinkan PSSI menyusun agenda seleksi melalui FIFA Matchday sepanjang 2027. Pertandingan internasional dapat dimanfaatkan untuk menguji kombinasi pemain, memberikan kesempatan kepada nama baru, dan mengevaluasi kemampuan skuad menghadapi lawan berbeda.
Sementara itu, pemain yang tidak masuk agenda pertandingan tim nasional pada Januari 2027 dapat kembali memusatkan perhatian pada klub masing-masing. Kesempatan memperoleh menit bermain secara reguler menjadi bagian penting dalam menjaga performa sebelum pemanggilan berikutnya.
Meski demikian, perubahan jadwal tidak otomatis menjamin peningkatan performa Indonesia. PSSI dan tim pelatih tetap perlu menyesuaikan periodisasi latihan, menentukan agenda pertandingan internasional, serta menjaga konsistensi penampilan para pemain.
Berdasarkan hasil undian Piala Asia 2027, Indonesia berada di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Turnamen tersebut kini dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi mulai 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.
Sumber: Cirebon Times. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Imbas Aksi Mogok Kerja Nasional di Prancis, Menara Eiffel Ditutup Sementara untuk Wisatawan
"Akibat aksi mogok kerja nasional, Menara Eiffel ditutup hari ini," demikian pengumuman di situs web resmi landmark tersebut.
Guru MIN 1 Sumenep Juara 1 Nasional Inovasi Media Pembelajaran Berbasis IT 2026
Inovasi pembelajaran berbasis teknologi menjadi salah satu kunci menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa. Eko Himawan,...
Situasi Timur Tengah: Iran mengirimkan proposal nuklir ke AS dengan 7 syarat, memperingatkan kemungkinan perang hibrida, Rusia mengeluarkan peringatan.
Pada tanggal 5 November, seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa Teheran telah menyampaikan proposal program nuklirnya kepada Washington melalui Qatar, dengan menguraikan bahwa negosiasi...
Gedung Putih membantah rumor tentang penggantian segera Menteri Perang dan Menteri Luar Negeri AS.
Gedung Putih membantah laporan bahwa Menteri Perang Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio mungkin akan meninggalkan jabatan mereka dalam perombakan pemerintahan AS...