Imbas Dukung Palestina, Buku-Buku Karya Sally Rooney Ditarik di Inggris
Sebelumnya, Rooney menyatakan komitmennya mendukung Palestine Action.
JAKARTA — Penulis asal Irlandia, Sally Rooney, mengonfirmasi bahwa penerbitnya tidak akan lagi memasok novel karyanya termasuk Normal People ke toko buku di Inggris. Hal ini menyusul dukungan Rooney terhadap kelompok Palestine Action yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Pemerintah Inggris.
Pada Agustus lalu, Rooney menulis sebuah artikel untuk The Irish Times yang menyatakan komitmennya mendukung Palestine Action. la juga berjanji akan menggunakan hasil penjualan buku-bukunya untuk mendukung kelompok tersebut dan aksi melawan genosida di Gaza oleh Israel. Saat itu ia bahkan pasrah jika dianggap mendukung teroris oleh Pemerintah Inggris.
"Jika hal ini membuat saya dianggap sebagai pendukung terorisme menurut hukum Inggris, biarlah," kata Rooney kala itu.
Kini dalam pernyataan terbaru, Rooney mengatakan keputusannya mendukung Palestine Action membuat penerbitan bukunya di Inggris dapat dianggap sebagai tindak pidana serius. Setelah bernegosiasi dengan penerbit, Rooney pun memutuskan untuk menyetop pasokan buku-bukunya di Inggris.
"Saya telah berupaya semaksimal mungkin untuk bersikap jujur kepada publik mengenai keyakinan dan niat saya, dan saya sepenuhnya siap menerima konsekuensinya," kata Rooney dilansir laman NME, Kamis (15/10/2026).
E-book karya Rooney telah lebih dulu dihapus dari penjualan di Inggris. Sementara itu, penerbitan edisi baru tiga novelnya yakni Normal People, Conversations With Friends, dan Beautiful World, Where Are You, tidak dapat dilanjutkan di negara tersebut. Meski demikian, toko buku masih diperbolehkan menjual stok buku yang sudah tersedia.
Sumber: republika.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji ungkap industri manufaktur tumbuh 5,3% di 2025, lampaui ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga untuk dorong PDB.
Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Konflik Iran
Harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Iran.
Presiden Bolivia Tetapkan Darurat Nasional Imbas El Nino
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menetapkan status darurat nasional untuk mengerahkan sumber daya dalam menangani dampak fenomena cuaca El Nino.
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas