Aktivis desak Inggris tolak promosi wisata permukiman ilegal Israel
Sejumlah aktivis menggelar aksi di depan paviliun Israel dalam pameran pariwisata World Travel Market (WTM) di London, Inggris, pada Selasa (3/11), guna ...

London (ANTARA) – Sejumlah aktivis menggelar aksi di depan paviliun Israel dalam pameran pariwisata World Travel Market (WTM) di London, Inggris, pada Selasa (3/11), guna memprotes promosi destinasi wisata di wilayah Palestina yang diduduki oleh kelompok zionis tersebut.
Aksi itu diinisiasi oleh Palestine Solidarity Campaign (PSC). Organisasi tersebut mengecam stan promosi zionis Israel yang mengiklankan aktivitas pariwisata di kawasan permukiman ilegal di wilayah Palestina. Promosi itu mereka sebut bertentangan dengan komitmen pemerintah Inggris.
PSC secara terbuka menagih janji Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Ed Miliband, yang sebelumnya menyatakan akan melarang seluruh bentuk promosi maupun iklan yang berkaitan dengan permukiman ilegal zionis Israel.
"Kami baru saja mengonfirmasi bahwa stan Israel di World Travel Market London mengiklankan pariwisata di wilayah Palestina yang mereka duduki dan berstatus ilegal," tulis PSC melalui pernyataan resminya di platform media sosial X.
"Menlu Inggris Ed Miliband berjanji akan melarang iklan semacam ini. Apakah sekarang ia akan menepati kata-katanya?" desak organisasi tersebut.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pada September lalu, Menlu Miliband mengumumkan sejumlah langkah konkret untuk membatasi hubungan ekonomi Inggris dengan kawasan permukiman ilegal zionis. Melalui langkah tersebut, ia mengatakan bahwa Inggris ingin mengambil tindakan yang lebih tegas, tidak sebatas mengeluarkan kecaman diplomatik.
"Kami akan melarang impor barang-barang dari permukiman ilegal. Kami juga akan memutus jalur pasokan untuk pendanaan, sektor konstruksi, serta penyediaan jasa asal Inggris bagi permukiman-permukiman ilegal tersebut," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Partai Buruh telah memperbarui arah kebijakan mereka di bawah kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Andy Burnham, seraya berjanji akan menindak tegas berbagai pelanggaran di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
"Di bawah kepemimpinan Andy, kami telah menata ulang pendekatan kami. Kami mengecam pembersihan etnis oleh pemukim teroris di Tepi Barat. Kami mengecam bukti-bukti kejahatan perang di Gaza. Kami menentang pendudukan ilegal Israel atas Palestina, dan kami membuktikan kata-kata kami dengan tindakan," tegas Miliband.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Penerjemah: Uyu Septiyati LimanEditor: Azis Kurmala Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sumber: ANTARA News. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Hezbollah Bantah Tuduhan Terlibat Operasi Militer Houthi di Yaman
Kelompok Hezbollah membantah tuduhan pemerintah transisi Yaman yang menyebut mereka mengirimkan personel ahli untuk membantu kelompok Houthi mengelola operasi militer di negara tersebut.
Warga Balikpapan Temukan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II, Pemicu Masih Aktif
Warga Balikpapan Temukan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II, Pemicu Masih Aktif
TV Nasional Iran Mendadak Siarkan Cara Berlindung Jika Terjadi Serangan Nuklir
Televisi nasional Iran mendadak menyiarkan panduan keselamatan bagi masyarakat untuk menghadapi kemungkinan serangan nuklir.
Atlet Panahan Nasional Turun Gunung di Porprov XV Jabar 2026
Aksi pemanah nasional warnai hari pertama panahan Porprov Jabar 2026 di GOR Pajajaran. Bekasi & Bandung curi emas, persaingan antardaerah kian ketat.