Hezbollah Bantah Tuduhan Terlibat Operasi Militer Houthi di Yaman
Kelompok Hezbollah membantah tuduhan pemerintah transisi Yaman yang menyebut mereka mengirimkan personel ahli untuk membantu kelompok Houthi mengelola operasi militer di negara tersebut.

Kelompok Hezbollah membantah tuduhan pemerintah transisi Yaman yang menyebut mereka mengirimkan personel ahli untuk membantu kelompok Houthi mengelola operasi militer di negara tersebut.
Bantahan itu disampaikan setelah Menteri Dalam Negeri Dewan Transisi Yaman, Ibrahim Ali Haidan, mengecam dugaan campur tangan militer Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Hezbollah.
Sebelumnya, Haidan menyebut terdapat 21 tenaga ahli asing yang membantu operasi Houthi. Rinciannya, 14 orang berasal dari IRGC dan tujuh lainnya disebut merupakan anggota Hezbollah.
Dalam pernyataan melalui kantor hubungan media, Hezbollah dengan tegas membantah keberadaan tenaga ahli mereka di Yaman. Mereka juga menyangkal tuduhan terlibat dalam pengelolaan operasi militer, pengembangan persenjataan, maupun pelatihan kelompok Houthi.
Hezbollah menilai tuduhan tersebut tidak memiliki dasar dan sama sekali tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Kelompok tersebut juga menyatakan rakyat Yaman memiliki kemampuan, sumber daya, serta keahlian sendiri untuk mempertahankan negara dan kedaulatannya dari berbagai ancaman.
Menurut Hezbollah, rakyat Yaman tidak membutuhkan dukungan maupun intervensi pihak luar. Mereka mengklaim kemampuan tersebut telah terlihat melalui perlawanan terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel serta dukungan terhadap Gaza.
Lebih lanjut, Hezbollah menekankan pentingnya dialog yang serius dan bertanggung jawab di antara seluruh pihak di Yaman untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.
Dialog dinilai menjadi jalan untuk menjaga persatuan, kedaulatan, dan stabilitas Yaman di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Sumber: Berita Nasional - Media Pencerah Bangsa. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Warga Balikpapan Temukan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II, Pemicu Masih Aktif
Warga Balikpapan Temukan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II, Pemicu Masih Aktif
Aktivis desak Inggris tolak promosi wisata permukiman ilegal Israel
Sejumlah aktivis menggelar aksi di depan paviliun Israel dalam pameran pariwisata World Travel Market (WTM) di London, Inggris, pada Selasa (3/11), guna ...
TV Nasional Iran Mendadak Siarkan Cara Berlindung Jika Terjadi Serangan Nuklir
Televisi nasional Iran mendadak menyiarkan panduan keselamatan bagi masyarakat untuk menghadapi kemungkinan serangan nuklir.
Atlet Panahan Nasional Turun Gunung di Porprov XV Jabar 2026
Aksi pemanah nasional warnai hari pertama panahan Porprov Jabar 2026 di GOR Pajajaran. Bekasi & Bandung curi emas, persaingan antardaerah kian ketat.