Rabu, 4 November 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

OCHA: Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat Capai Rekor Tertinggi dalam 20 Tahun

Serangan pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki mencapai tingkat tertinggi pada Oktober 2026. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan

Sumber foto: Adara Relief International

Serangan pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki mencapai tingkat tertinggi pada Oktober 2026. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mencatat 397 serangan yang menyebabkan korban luka atau kerusakan properti sepanjang 1–26 Oktober. Rekapitulasi ini merupakan angka tertinggi yang pernah PBB dokumentasikan sejak mulainya sistem pemantauan pada 2006.

Dalam laporan terbarunya mengenai situasi kemanusiaan di wilayah pendudukan Palestina, OCHA menyebut 62 serangan terjadi pada 20–26 Oktober dan menyasar 49 komunitas Palestina di Tepi Barat. Sebanyak 38 serangan berkaitan dengan musim panen zaitun. Angka ini menunjukkan meningkatnya ancaman terhadap para petani Palestina, lahan pertanian, dan sumber penghidupan mereka.

Pada periode yang sama, OCHA mencatat 57 warga Palestina, termasuk sembilan anak, terluka akibat serangan pemukim dan pasukan Israel di berbagai wilayah Tepi Barat, termasuk Al-Quds bagian timur.

Dari jumlah tersebut, 23 orang terluka akibat serangan pemukim Israel. Sementara itu, 34 warga lainnya mengalami luka akibat tembakan dan tindakan kekerasan pasukan Israel.

Data ini memperlihatkan peningkatan kekerasan terhadap komunitas Palestina, terutama di tengah musim panen zaitun yang menjadi sumber penghidupan penting bagi banyak keluarga. Serangan terhadap petani dan lahan pertanian tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi mereka.

Sumber: Adara Relief International. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with