Narkoba Serang Generasi Muda, Anggota DPRD Muara Enim Muhamad Napoleon Serukan Perang Total!
SumSel, Langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tanah air...

SumSel, Langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tanah air mendapat apresiasi tinggi dari parlemen daerah. Dukungan penuh secara terbuka dinyatakan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim, H. Muhamad Napoleon, ST.
Dalam pernyataan resminya pada Minggu (01/11/2026), politisi senior ini menegaskan bahwa aksi bersih-bersih narkoba yang digalakkan aparat penegak hukum merupakan momentum krusial yang harus didukung tanpa syarat. Menurutnya, pembersihan jalur peredaran barang haram ini adalah langkah mutlak demi memayungi masyarakat, terkhusus generasi muda, dari kerusakan moral dan masa depan.
“Narkoba adalah ancaman nyata dan serius bagi kelangsungan masa depan generasi bangsa ini. Kita sedang mempertaruhkan nasib anak-cucu kita. Oleh karena itu, kita wajib berdiri bersama, bahu-membahu melawan dan memutus total rantai peredarannya. Jangan pernah membiarkan satu pun anak atau pemuda di lingkungan kita jatuh menjadi korban berikutnya,” ujar H. Muhamad Napoleon dengan nada tegas.
Bukan Hanya Tugas Polisi, Masyarakat Harus Terlibat, Lebih lanjut, legislator asal Kabupaten Muara Enim ini menggarisbawahi bahwa perang melawan narkotika tidak akan pernah mencapai hasil maksimal jika bebannya hanya diletakkan di pundak aparat kepolisian. Diperlukan sebuah gerakan kolektif dan keterpaduan strategi yang melibatkan seluruh lapisan elemen masyarakat demi menutup rapat celah pergerakan para bandar.
“Sinergi adalah kunci. Polisi tidak bisa bekerja sendirian di lapangan tanpa adanya pasokan informasi dan dukungan moral dari warga. Kita butuh komitmen total dari hulu ke hilir agar ruang gerak para pelaku ini benar-benar terkunci mati,” tambahnya.
Napoleon juga melayangkan ajakan emosional kepada para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kepemudaan untuk memperketat sistem pengawasan lingkungan. Ia menilai, kelengahan sekecil apa pun di tingkat lingkungan pemukiman dapat dimanfaatkan oleh para pengedar untuk menyusupkan pengaruh buruk mereka.
Keluarga Sebagai Benteng Pertahanan Utama, Di samping pengawasan eksternal, peran domestik di dalam rumah tangga disebutnya sebagai pondasi paling mendasar. Komunikasi yang sehat, perhatian yang utuh, serta kepekaan orang tua terhadap perubahan perilaku anak harus terus diasah dari waktu ke waktu.
“Keluarga adalah benteng pertahanan pertama dan utama. Jika ketahanan di dalam rumah tangga kita kuat, maka pengaruh buruk dari luar tidak akan mudah menembus anak-anak kita. Bentengi mereka dengan nilai agama, kasih sayang, dan perhatian yang cukup,” urai Napoleon.
Ia juga meminta warga masyarakat untuk menghilangkan rasa takut atau ragu dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penyalahgunaan maupun transaksi narkotika di wilayah mereka kepada pihak yang berwenang.
“Mari kita rapatkan barisan. Jaga keluarga kita masing-masing, lindungi anak-anak kita, dan selamatkan masa depan daerah ini. Jangan pernah memberi ruang sedikit pun bagi para pengedar untuk merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Selamatkan generasi hari ini untuk masa depan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat. Bersama, kita pasti bisa lawan narkoba!” pungkasnya menutup pembicaraan.
Sumber: https://warta.in/. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Jelang Hari jadi ke 3 Pujaketarub Nasional Gelar Rapat Besar
Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaksanaka kegiatan Rapat Besar .pada minggu sore...
Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Panjang Usai Diancam Trump
Iran memperingatkan perang baru melawan AS bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya usai Trump kembali menebar ancaman.
Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Kemelut di Timur Tengah
Yamaha menyatakan tidak akan menurunkan pebalapnya di ajang balap MotoGP Qatar di weekend minggu depan karena alasan situasi Timur Tengah.
Arab Saudi Tak Bisa Membeli Kemenangan di Yaman
Media ABI, 1 November 2026 – Besarnya belanja militer Arab Saudi belum mampu menghasilkan kemenangan strategis dalam perang Yaman. Keunggulan persenjataan Riyadh tak kunjung...