Tawuran Pakai Batu-Busur Pecah di Jalan Bunga Ejaya Makassar
Tawuran antar kelompok pemuda terjadi di Bontoala, Makassar, dipicu balas dendam. Polisi membubarkan massa dan menyita barang bukti. Satu pemuda terluka.

Tawuran kembali terjadi di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Perang kelompok diduga dipicu balas dendam setelah pemuda salah satu kelompok diduga dipukul menggunakan botol.
Tawuran terjadi di Jalan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 01.00 Wita. Perang kelompok (perpok) menggunakan busur panah, petasan dan batu.
"Perpok antara Kelompok Pemuda Bontoala Tua (Poko Bakara) Vs Kelompok pemuda Bunga Ejaya Beru Lorong 4 (Atlas)," kata Kapolsek Bontoala Kompol Abdul Samad dalam keterangannya.
Samad menjelaskan, tawuran berawal dari kelompok pemuda sedang melakukan pesta miras. Pemuda dari Bontoala Tua lalu datang mengadu mengaku dipukul oleh pemuda dari Bunga Ejaya Beru.
"Pemuda dari Bontoala Tua dipukul kepalanya menggunakan botol kaca yang dilakukan oleh pemuda Bunga Ejaya Beru kemudian korban menyampaikan ke temannya," tuturnya.
Kelompok pemuda Bontoala Tua lantas melakukan penyerangan kepada kelompok pemuda Bunga Ejaya Beru sehingga tawuran pecah. Perang kelompok mengakibatkan pemuda berinisial IK (21) mengalami luka.
"IK mengalami luka lecet pada bagian pelipis sebelah kiri dan luka pada bibir," imbuh Abdul Samada.
Polisi yang menerima laporan pun turun membubarkan massa sekitar pukul 01.40 Wita. Polisi yang melakukan penyisiran menyita tiga anak panah busur.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tawuran turut melibatkan dari pemuda Kecamatan Tallo. Kendati begitu, polisi masih menyelidiki dugaan provokasi yang memicu perang kelompok semakin memanas.
"Adanya salah satu pemuda Jalan Kandea 3 Lorong 2, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang diduga ikut terlibat melakukan perkelahian kelompok," imbuh Abdul Samad.
Sumber: detikcom. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji ungkap industri manufaktur tumbuh 5,3% di 2025, lampaui ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga untuk dorong PDB.
Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Konflik Iran
Harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Iran.
Presiden Bolivia Tetapkan Darurat Nasional Imbas El Nino
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menetapkan status darurat nasional untuk mengerahkan sumber daya dalam menangani dampak fenomena cuaca El Nino.
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas