Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji ungkap industri manufaktur tumbuh 5,3% di 2025, lampaui ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga untuk dorong PDB.

Bagi Sarmuji, pertumbuhan ini menjadi momentum yang harus dijaga agar peran industri manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi terus bisa ditingkatkan.
Pada tahun 2025, sumbangsih industri manufaktur untuk Produk Domestik Bruto (PDB) 19,07 persen.
"Itu menurut saya masih bisa kita tingkatkan. Kita targetkan bisa naik 20 hingga 21 persen, mudah-mudahan pada saatnya bisa 25 persen," jelas Sarmuji.
Namun, untuk mendorong pertumbuhan industri manufaktur mencapai 32 persen untuk PDB seperti masa kejayaannya, dinilai cukup sulit.
Hal itu disebabkan karena berubahnya karakter industri saat ini.
"Kalau ngomong kemungkinan mungkin saja (32 persen). Tapi, industri kita pasti pada saatnya akan menuju pada kedewasaan," ungkap dia.
Sarmuji mengatakan, di negara maju lain, pertumbuhan industri manufaktur kerap kali mencapai titik balik.
Di mana seiring dewasanya industri, pertumbuhannya cenderung stagnan.
Meski begitu, biasanya akan ada sektor-sektor lain yang justru tumbuh lebih pesat.
"Industrinya sudah dewasa, sektor-sektor yang lain tumbuh. Enggak tinggi lagi, malah cenderung untuk melandai bahkan menurun. Tapi yang kita jaga, jangan sampai kita belum matang tetapi sudah turun," pungkas Sarmuji.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Konflik Iran
Harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Iran.
Presiden Bolivia Tetapkan Darurat Nasional Imbas El Nino
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menetapkan status darurat nasional untuk mengerahkan sumber daya dalam menangani dampak fenomena cuaca El Nino.
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Presiden Prabowo Kumpulkan 250 Pengusaha Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto menerima 250 anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari seluruh Indonesia.