Rusia Siap Lanjutkan Perundingan Damai Trilateral dengan Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kesiapan Moskow untuk melanjutkan perundingan damai trilateral mengenai perang di Ukraina. Perundingan tersebut akan berfokus pada upaya menjamin keamanan jangka panjang bagi Rusia dan Ukraina...

Moskow — Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kesiapan Moskow untuk melanjutkan perundingan damai trilateral mengenai perang di Ukraina. Perundingan tersebut akan berfokus pada upaya menjamin keamanan jangka panjang bagi Rusia dan Ukraina setelah kesepakatan damai tercapai.
Dalam wawancara dengan media Vesti, Putin membahas negosiasi Rusia dengan perwakilan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia mengingat kembali kesepakatan untuk melanjutkan perundingan trilateral yang bertujuan mengakhiri perang di Ukraina.
Melansir dari Anadolu, Jumat, 23 Oktober 2026, Putin menekankan bahwa perundingan harus menghasilkan kesepakatan definitif dan berjangka panjang. Menurutnya, kesepakatan tersebut tidak boleh sekadar berupa penghentian sementara permusuhan, tetapi juga harus mencakup jaminan keamanan bagi kedua negara.
Putin menyatakan Rusia siap melanjutkan komunikasi untuk mencapai tujuan tersebut. Ia juga menyinggung pertemuannya dengan Utusan Khusus AS Steve Witkoff di St. Petersburg pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Dalam pertemuan itu, Witkoff menekankan perlunya membahas arsitektur keamanan Eropa secara lebih luas. Pembahasan tersebut dinilai penting untuk menyusun pengaturan keamanan bagi Rusia dan Ukraina pada masa mendatang.
Putin menyatakan persetujuannya terhadap pandangan tersebut dan mengatakan perkembangan situasi dalam beberapa hari ke depan perlu dicermati. Ajudan kepresidenan Rusia Yury Ushakov mengatakan bahwa Putin telah menyampaikan kesiapan Moskow untuk melanjutkan perundingan trilateral pada November.
Menurut Ushakov, perundingan tersebut berpotensi dimulai sekitar 10 November. Pembahasan akan berfokus pada pembentukan sistem keamanan pascaperang bagi Rusia dan Ukraina.
Selain membahas perundingan damai, Putin juga menanggapi pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kepada Fox News Rabu, 21 Oktober 2026. Zelenskyy menyampaikan keterbukaannya terhadap kemungkinan membekukan garis depan sebagai upaya mengakhiri perang.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.