Majalengka Bukan Tempat Aman bagi Pengedar Narkoba, Kapolres Tegaskan Perang Tanpa Henti
Pelaku diingatkan agar tidak mencoba menjadikan Majalengka sebagai wilayah peredaran narkoba. Kepolisian bersama Forkopimda akan terus melakukan penindakan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat..

MAJALENGKA – Polres Majalengka bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmen memberantas peredaran narkotika, psikotropika, obat keras ilegal, dan minuman keras demi mewujudkan Majalengka yang aman dan kondusif.
Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang mencoba mengedarkan barang terlarang di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Ia memperingatkan para pelaku agar tidak mencoba menjadikan Majalengka sebagai wilayah peredaran narkoba. Kepolisian bersama Forkopimda akan terus melakukan penindakan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
"Kami tidak akan pernah tidur. Upaya menjadikan Majalengka 'Langkung SAE' merupakan ikhtiar bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan," ujarnya, Jumat (23/10/2026)
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan tindak pidana, khususnya kejahatan jalanan, peredaran miras, narkotika, psikotropika, dan obat keras ilegal.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan Call Center Polri 110, WhatsApp pribadi Kapolres, maupun pesan langsung melalui akun Instagram dan TikTok miliknya.
Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan menyampaikan bahwa pencegahan peredaran narkotika dan obat keras ilegal perlu dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama Dinas Pendidikan dan kepolisian terus mendorong sosialisasi bahaya narkoba kepada kalangan pelajar.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kesadaran generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Majalengka 'Langkung SAE', sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. (*)
Sumber: TIMES Jabar. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji ungkap industri manufaktur tumbuh 5,3% di 2025, lampaui ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga untuk dorong PDB.
Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Konflik Iran
Harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Iran.
Presiden Bolivia Tetapkan Darurat Nasional Imbas El Nino
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menetapkan status darurat nasional untuk mengerahkan sumber daya dalam menangani dampak fenomena cuaca El Nino.
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas