Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Warga antusias belanja kebutuhan pokok di GPM Nasional di Makassar

Sejumlah warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, antusias berbelanja kebutuhan pokok di kantor halaman Perumda Pasar Makassar dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional ANTARA News makassar 13 ...

Sumber foto: ANTARA News Makassar

Makassar (ANTARA) – Sejumlah warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, antusias berbelanja kebutuhan pokok di kantor halaman Perumda Pasar Makassar dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional memperingati Hari Pangan Sedunia 2026.

Sekretaris Badan Pangan Nasional, Mayjen TNI (Purn) Ito Hediarto dalam laporannya di Makassar, Kamis, menyampaikan penyediaan logistik dan distribusi komoditas pangan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

"Sejumlah titik distribusi di Makassar bahkan telah beroperasi sejak 21 Oktober, dengan puncak pelaksanaan pada Kamis, 22 Oktober 2026," ujarnya.

Kegiatan GPM dirangkaikan dengan pasar murah yang menghadirkan sejumlah komoditas kebutuhan pokok, seperti gula, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya. Pelaksanaan GPM di Makassar juga terhubung melalui telekonferensi dengan sejumlah daerah di Indonesia.

Laporan Ito Hediarto tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet dengan dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika, Direktur Utama Bulog, perwakilan Bank Indonesia (BI), Idfood, Satgas Pangan Sulawesi Selatan, jajaran direksi Perumda Pasar Makassar, serta para camat.

Dalam evaluasi pelaksanaan GPM, Wakil Menteri Pertanian, Alim Setiawan Slamet memberikan perhatian khusus terhadap efektivitas program dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurutnya, penurunan harga pangan perlu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sesuai dengan kemampuan daya beli mereka.

Pembahasan juga menyoroti bagaimana menentukan harga pangan yang ideal di tengah kondisi produktivitas yang tinggi, tetapi sejumlah komoditas masih mengalami kenaikan harga.

"Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk mengukur sejauh mana intervensi pemerintah melalui program pangan murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.

Pengalaman pelaksanaan program di wilayah bantaran Sungai Ciliwung turut disinggung sebagai bahan pembelajaran dalam mengevaluasi penyelenggaraan pasar dan efektivitas distribusi pangan secara lebih luas.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Makassar telah melaksanakan GPM sebanyak tiga kali dalam sepekan. Meski frekuensinya cukup tinggi, antusiasme masyarakat masih sangat besar. Bahkan, warga berharap kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan.

Makassar juga disebut sebagai kota nomor dua di Indonesia setelah Semarang dalam intensitas pelaksanaan GPM. Capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Bulog, Badan Pangan Nasional, Adifood, dan Kementerian Pertanian.

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan distribusi pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pewarta : Muh. Hasanuddin Editor: Riski Maruto COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: ANTARA News Makassar. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with