Iran ‘Lepas Tangan’ dalam Perang Houthi dan Arab Saudi Rebut Bab al-Mandeb
Mayjen Rezaei menegaskan, Houthi bukan unit militer Iran.
TEHERAN — Iran membantah menyokong kelompok Houthi dalam perang perebutan di Bab el-Mandeb, Yaman. Perairan Bab al-Mandeb menjadi titik perebutan antara Houthi dan Saudi.
Arab Saudi terlibat pertempuran secara langsung karena perairan itu sangat penting bagi jalur ekspor minyak Riyadh.
Menurut Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, meskipun Teheran mendukung 'perlawanan' yang dipimpin oleh kelompok Houthi, mereka hanya bertanggung jawab atas keputusan di Selat Hormuz, bukan di Bab el-Mandeb, Yaman.
"Kelompok Houthi bukanlah unit militer Iran, dan keputusan yang berkaitan dengan wilayah Yaman dibuat oleh pihak Yaman sendiri," ujarnya kepada media berita Amerika Serikat,
Rezaei menegaskan, soal Bab el-Mandeb disamakan dengan tindakan Iran di Selat Hormuz. Keduanya, kata ia, adalah selat yang berbeda, dengan situasi politik dan aktor yang tak sama.
Sumber: republika.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Jelang Hari jadi ke 3 Pujaketarub Nasional Gelar Rapat Besar
Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaksanaka kegiatan Rapat Besar .pada minggu sore...
Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Panjang Usai Diancam Trump
Iran memperingatkan perang baru melawan AS bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya usai Trump kembali menebar ancaman.
Narkoba Serang Generasi Muda, Anggota DPRD Muara Enim Muhamad Napoleon Serukan Perang Total!
SumSel, Langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) dalam memberantas peredaran...
Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Kemelut di Timur Tengah
Yamaha menyatakan tidak akan menurunkan pebalapnya di ajang balap MotoGP Qatar di weekend minggu depan karena alasan situasi Timur Tengah.