Tanamkan Empati Sejak Dini, Rumah Zakat Ajak Santri Pesantren Persis 343 Peduli Palestina Lewat Dongeng
MEDAN– Menanamkan kepedulian terhadap sesama dapat dimulai sejak usia dini. Hal inilah yang dilakukan […]

MEDAN– Menanamkan kepedulian terhadap sesama dapat dimulai sejak usia dini. Hal inilah yang dilakukan Rumah Zakat Medan melalui kegiatan edukasi kemanusiaan bertema Palestina bersama para santri Pesantren Persis 343 Ash Siddiqin, Jalan Langgar Kec. Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang.
Dalam kegiatan tersebut, Rumah Zakat menghadirkan sesi mendongeng interaktif yang mengangkat kisah kehidupan anak-anak Palestina. Dengan pendekatan cerita yang kreatif dan mudah dipahami, para santri diajak mengenal kondisi saudara-saudara mereka di Palestina sekaligus belajar tentang arti empati, kepedulian, solidaritas, dan kebiasaan berbagi.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Para santri mengikuti cerita dengan antusias dan diajak mengambil pelajaran dari kehidupan anak-anak Palestina, terutama tentang pentingnya bersyukur atas kondisi yang mereka miliki serta membangun kepedulian terhadap orang lain yang membutuhkan.
Program Leader Rumah Zakat Medan, Tondini, mengatakan bahwa edukasi tentang Palestina menjadi bagian dari upaya menumbuhkan generasi yang memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan kemanusiaan. “Kami berharap melalui cerita Palestina ini, anak-anak dapat memetik pelajaran tentang empati dan pentingnya saling membantu. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian tinggi dan selalu menebarkan kebaikan,” ujar Tondini.
Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat Medan terus mendorong hadirnya ruang edukasi yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter anak agar lebih peduli, berempati, dan memiliki semangat untuk berbagi.
Diharapkan, pesan kemanusiaan yang disampaikan melalui dongeng tersebut dapat melekat dalam keseharian para santri, sehingga kepedulian terhadap Palestina tidak berhenti pada cerita, tetapi tumbuh menjadi nilai kebaikan yang mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.(red)
Sumber: edisimedan.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji ungkap industri manufaktur tumbuh 5,3% di 2025, lampaui ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga untuk dorong PDB.
Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Konflik Iran
Harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Iran.
Presiden Bolivia Tetapkan Darurat Nasional Imbas El Nino
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menetapkan status darurat nasional untuk mengerahkan sumber daya dalam menangani dampak fenomena cuaca El Nino.
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas