Militer AS Evakuasi Tentara dan Diplomat dari Timur Tengah, Perang AS-Iran akan Dimulai Lagi?
Puluhan jet tempur Israel dilaporkan menuju perbatasan barat Iran pada Senin.
WASHINGTON — Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah memangkas jumlah pasukannya secara "diam-diam" di sejumlah pangkalan militer di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan potensi eskalasi konflik.
Selain militer, Departemen Luar Negeri AS juga menginstruksikan pengurangan staf diplomatik di beberapa kantor perwakilan diplomatik AS di wilayah tersebut. Laporan ini disampaikan oleh NBC, Kamis (22/10/2026), mengutip dua pejabat AS serta dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Para sumber menyebut penarikan pasukan dan staf diplomatik AS ini mirip dengan pengurangan kekuatan yang dilakukan menjelang dimulainya perang dengan Iran pada Februari lalu. Langkah ini diambil sebagai "respons terhadap ancaman berkelanjutan di kawasan, termasuk yang bersumber dari Iran." Sejumlah tentara dilaporkan telah dievakuasi dari pangkalan AS yang berada di Yordania, Qatar, dan Kuwait.
Pada saat yang sama, media berbasis di AS, Axios, melaporkan puluhan jet tempur Israel melintas di atas wilayah udara Suriah dan Irak menuju perbatasan barat Iran pada Senin lalu sebagai bagian dari "latihan militer".
Menurut laporan Axios, pejabat Tel Aviv telah menginformasikan kepada pemerintahan Presiden Donald Trump bahwa latihan tersebut bertujuan untuk menyorot kekuatan militer Israel sekaligus mencegah potensi serangan Iran ke wilayahnya di masa mendatang. Meski demikian, sejumlah pejabat AS yang dikutip Axios menangkap kesan bahwa Israel berharap Iran membalas manuver tersebut sehingga memberikan "justifikasi" bagi Tel Aviv untuk melakukan serangan balasan ke Teheran.
Sumber: republika.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Jelang Hari jadi ke 3 Pujaketarub Nasional Gelar Rapat Besar
Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaksanaka kegiatan Rapat Besar .pada minggu sore...
Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Panjang Usai Diancam Trump
Iran memperingatkan perang baru melawan AS bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya usai Trump kembali menebar ancaman.
Narkoba Serang Generasi Muda, Anggota DPRD Muara Enim Muhamad Napoleon Serukan Perang Total!
SumSel, Langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) dalam memberantas peredaran...
Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Kemelut di Timur Tengah
Yamaha menyatakan tidak akan menurunkan pebalapnya di ajang balap MotoGP Qatar di weekend minggu depan karena alasan situasi Timur Tengah.