Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Dua tahun Prabowo-Gibran, Menperin pastikan industri jadi “backbone”

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan komitmen kementerian yang dipimpinnya untuk terus menjadikan industri sebagai tulang punggung ...

Sumber foto: ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan komitmen kementerian yang dipimpinnya untuk terus menjadikan industri sebagai tulang punggung (backbone) pembangunan, khususnya pembangunan ekonomi.

"Kementerian Perindustrian akan terus bekerja untuk menjadi backbone bagi pembangunan, khususnya pembangunan ekonomi. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo-Gibran, kita akan makin tingkatkan," ujar Menperin ditemui di Jakarta, Selasa, saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap dua tahun.

Ia berharap kontribusi sektor industri terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional terus meningkat. Selain itu, pertumbuhan industri diharapkan dapat mencapai level yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Mudah-mudahan kita bisa tingkatkan kontribusi industri terhadap produk domestik bruto, kemudian pertumbuhan industri makin tinggi, berada di level lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah mendorong peningkatan peran negara dalam investasi hilirisasi melalui Danantara agar manfaatnya tidak hanya dinikmati investor asing.

Pemerintah juga mengembangkan mobil nasional melalui Danantara, dengan Maung Garuda digunakan sebagai kendaraan resmi Presiden.

Di sektor teknologi, pemerintah membuka kerja sama Danantara dengan Arm untuk mengembangkan industri semikonduktor nasional, yang diawali dengan program pelatihan bagi 15.000 insinyur semikonduktor pada Mei 2026.

Sementara itu, pemerintah mengarahkan pilihan program studi dan perguruan tinggi penerima beasiswa Garuda agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pemerintah juga memperpanjang masa berlaku sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari tiga tahun menjadi lima tahun melalui pembaruan aturan pada 2025, sehingga dapat mengurangi frekuensi sertifikasi ulang bagi pelaku industri.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar FauzanEditor : Debby H. Mano COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: ANTARA News Gorontalo. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with