Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Perang

Granat Manggis Peninggalan Perang Ditemukan di Keraton Solo, 13 Titik Disterilkan

Granat manggis sisa perang ditemukan di Panti Pidana Keraton Solo. Polresta Solo bersama Tim Jibom Brimob langsung sterilisasi 13 titik.

Sumber foto: Kompas.com

“Benda-benda yang ditemukan nantinya perlu diperiksa dan diidentifikasi untuk mengetahui jenis, fungsi, serta keterkaitannya dengan sejarah keraton,” ujar Eddy melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (20/10/2026).

Setelah dipastikan aman oleh petugas berwenang, imbuhnya, proses inventarisasi akan dilakukan sebagai bagian dari pendokumentasian koleksi dan pengembangan literasi sejarah.

“Setelahnya tentu bisa dilakukan verifikasi, ini alat apa, untuk apa, dan seterusnya. Nantinya bisa menjadi literasi di museum yang baru,” jelasnya.

Pendataan tersebut diharapkan dapat mengungkap fungsi benda-benda yang selama ini tersimpan, sekaligus memberikan informasi lebih lengkap bagi pengelola museum dan masyarakat.

Meski begitu, tidak semua benda yang ditemukan otomatis dapat dipamerkan. Status keamanan, identifikasi teknis, kondisi fisik, nilai sejarah, dan ketentuan yang berlaku perlu menjadi pertimbangan sebelum suatu benda ditetapkan sebagai koleksi museum.

“Temuan granat kuno di Panti Pidana menjadi pengingat bahwa pelestarian kawasan bersejarah harus disertai prosedur keselamatan yang memadai,” terangnya.

Pembersihan dan penataan bangunan lama berpotensi membuka kembali akses terhadap benda-benda yang telah tersimpan selama bertahun-tahun. Untuk itu, koordinasi dengan instansi berwenang diperlukan apabila ditemukan benda yang diduga berbahaya.

“Melalui pemeriksaan keamanan, identifikasi, dan pendataan yang sistematis, peninggalan Karaton Surakarta Hadiningrat diharapkan dapat dikelola dengan lebih baik, tanpa mengabaikan keselamatan maupun ketepatan informasi sejarah,” terangnya.

Sementara itu, Kapolresta Solo, AKBP Condro Sasongko, mengatakan bahwa benda tersebut ditemukan di salah satu zona kawasan Keraton Solo yang sedang direvitalisasi.

"Awalnya abdi dalem dan petugas revitalisasi sedang melakukan bersih-bersih, kemudian menemukan benda tersebut," ujar Condro kepada awak media, Selasa (20/10/2026).

Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with