Houthi Ingatkan Wilayah Udara Arab Saudi tidak Aman, Kecuali Makkah dan Madinah
Houthi ingatkan agar pekerja dan masyarakat menjauhi wilayah fasilitas minyak Saudi.
RIYADH — Kelompok Houthi di Yaman memperingatkan para pekerja dan warga agar menjauhi fasilitas minyak Arab Saudi. Mereka juga menyatakan wilayah udara Arab Saudi tidak aman, kecuali di atas Kota Makkah dan Madinah.
Kantor berita Saba yang dikelola Houthi mengutip seorang sumber militer yang mengatakan, “Wilayah udara Arab Saudi tidak aman, kecuali Makkah dan Madinah.”
Sumber tersebut menambahkan, Mereka yang telah diperingatkan tidak memiliki alasan untuk mengelak. Pernyataan itu menjadi ancaman terbaru di tengah eskalasi militer yang terus berlangsung di kawasan tersebut.
Sumber militer itu juga mendesak para pemegang saham perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, untuk menjual saham mereka.
“Untuk menghindari kerugian, kami menyarankan para pemegang saham Aramco menarik saham mereka sebelum terlambat,” ujar sumber itu.
Kelompok tersebut tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai bentuk ancaman yang dimaksud ataupun tindakan yang mungkin akan mereka lakukan.
Sebelumnya, Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan bahwa enam orang terluka setelah sebuah proyektil menghantam kawasan permukiman di Kota Najran. Koalisi pimpinan Arab Saudi juga mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik yang diluncurkan Houthi menuju Khamis Mushait, Arab Saudi.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan dan eskalasi bentrokan antara koalisi pimpinan Arab Saudi dan kelompok Houthi sejak awal Oktober.
Koalisi tersebut telah mengumumkan pelaksanaan operasi berskala besar yang menargetkan kemampuan militer Houthi. Sementara itu, kelompok Houthi melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) terhadap sejumlah bandara dan fasilitas di Arab Saudi.
Sumber: republika.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji ungkap industri manufaktur tumbuh 5,3% di 2025, lampaui ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga untuk dorong PDB.
Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Konflik Iran
Harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Iran.
Presiden Bolivia Tetapkan Darurat Nasional Imbas El Nino
Presiden Bolivia, Rodrigo Paz, menetapkan status darurat nasional untuk mengerahkan sumber daya dalam menangani dampak fenomena cuaca El Nino.
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Antisipasi Kepadatan Apel Akbar Solidaritas Palestina Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas