Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Bencana Alam

Anggaran Mitigasi Bencana Minim, KH Maman Imanulhaq: Indonesia Masih Terjebak Paradigma Reaktif

Anggaran Mitigasi Bencana Minim, KH Maman Imanulhaq: Indonesia Masih Terjebak Paradigma Reaktif

Sumber foto: www.tintahijau.com

Minimnya anggaran pencegahan dan mitigasi bencana menjadi sorotan Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq. Menurutnya, Indonesia perlu mengubah paradigma penanggulangan bencana yang selama ini cenderung berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, menjadi lebih mengutamakan pencegahan dan mitigasi.

Indonesia menghadapi ancaman multibencana, mulai dari banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung api.

Dengan sekitar 53.000 desa berada di wilayah rawan bencana dan 271 juta penduduk terpapar risiko multibahaya, penanggulangan bencana semestinya menjadi salah satu prioritas strategis nasional.

Namun, besarnya ancaman tersebut dinilai belum sebanding dengan dukungan anggaran untuk upaya pencegahan.

Anggaran pencegahan dan mitigasi pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam lima tahun terakhir disebut hanya berkisar Rp17 miliar hingga Rp19 miliar per tahun.

Jumlah tersebut dinilai sangat kecil jika dibandingkan dengan luas wilayah Indonesia, besarnya jumlah penduduk, serta beragam potensi bencana yang mengancam keselamatan masyarakat.

Sumber: www.tintahijau.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with