Jay Idzes Pulih dan Bersiap Kembali ke Sassuolo
Jay Idzes menjalani pemulihan cedera di Amsterdam dan dijadwalkan kembali ke Sassuolo menjelang FIFA Matchday Timnas Indonesia pada November 2026.

Jakarta, Peluang Timnas Indonesia diperkuat kembali oleh kaptennya, Jay Idzes, terbuka setelah bek Sassuolo tersebut menjalani pemulihan cedera di Amsterdam, Belanda. Dilansir dari Detikcom, Idzes diperkirakan segera kembali ke klubnya menjelang FIFA Matchday November 2026, ketika skuad Garuda dijadwalkan menjalani dua pertandingan uji coba. Informasi pemulihan Idzes muncul melalui akun Instagram Fysiomed Amsterdam yang memperlihatkan aktivitas latihan fisiknya.
Bek tersebut menjalani sejumlah latihan, mulai dari drill hingga latihan di pusat kebugaran, sebagai bagian dari proses pemulihan sebelum kembali beraktivitas bersama Sassuolo. Dalam unggahan tersebut, fasilitas pemulihan itu menyampaikan perkembangan kondisi Idzes sekaligus rencana kepulangannya ke klub Italia tersebut.
"Dalam beberapa pekan terakhir, Jay Idzes menjalani pemulihan di Fysiomed Amsterdam. Pekan ini, dia akan kembali ke Sassuolo! Semoga sukses, Jay!" tulis akun Fysiomed Amsterdam.
Idzes mengalami cedera otot pada bulan sebelumnya ketika Sassuolo mengalahkan Juventus di Mapei Stadium. Akibat cedera tersebut, ia melewatkan tiga pertandingan Sassuolo dan tidak dapat memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen yang dimenangi skuad Merah Putih. Timnas Indonesia kini bersiap menghadapi agenda internasional berikutnya. Berdasarkan jadwal FIFA, periode pertandingan internasional November 2026 berlangsung pada 9–17 November, dengan Indonesia merencanakan dua laga uji coba.
Pertandingan pertama dijadwalkan berlangsung melawan Yordania pada 13 November 2026 di Stadion Internasional Amman, Yordania. Satu laga lainnya direncanakan menghadapi negara dari kawasan Asia Barat atau Timur Tengah sebelum periode internasional berakhir. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan bahwa pemilihan lawan dan lokasi pertandingan berkaitan dengan persiapan Indonesia menghadapi Piala Asia. Tim pelatih ingin memberikan pengalaman bertanding di kawasan Timur Tengah, termasuk menghadapi kondisi lingkungan dan perjalanan tandang.
"Yang pasti pilihannya adalah pertandingan tandang karena pelatih John ingin mempersiapkan tim untuk Piala Asia. Pelatih ingin bermain di Timur Tengah agar para pemain mulai merasakan atmosfer, udara, dan hal-hal lainnya, termasuk logistik serta kelelahan selama menjalani pertandingan tandang," ujar Erick Thohir kepada wartawan. Erick mengatakan PSSI terus berkomunikasi dengan Yordania dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya.
Kepastian pertandingan akan mempertimbangkan situasi keamanan, dengan keselamatan pemain dan staf pelatih menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelanjutan rencana tersebut. "Keamanan para pelatih dan pemain kami menjadi prioritas. Selanjutnya, kami akan menghubungi negara-negara yang sebelumnya telah mencapai kesepakatan untuk mengetahui bagaimana kondisi keamanan di sana," ujar Erick Thohir.
Sumber: bsinews.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Jelang Hari jadi ke 3 Pujaketarub Nasional Gelar Rapat Besar
Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaksanaka kegiatan Rapat Besar .pada minggu sore...
Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Panjang Usai Diancam Trump
Iran memperingatkan perang baru melawan AS bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya usai Trump kembali menebar ancaman.
Narkoba Serang Generasi Muda, Anggota DPRD Muara Enim Muhamad Napoleon Serukan Perang Total!
SumSel, Langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) dalam memberantas peredaran...
Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Kemelut di Timur Tengah
Yamaha menyatakan tidak akan menurunkan pebalapnya di ajang balap MotoGP Qatar di weekend minggu depan karena alasan situasi Timur Tengah.