Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Palestina

350 anak Palestina masih ditahan Israel, laporan ungkap penyiksaan dan kelaparan

Sedikitnya 350 anak Palestina masih mendekam di penjara-penjara Israel di tengah laporan mengenai penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis yang mengancam keselamatan ANTARA News riau 2 ...

Sumber foto: ANTARA News Riau

Ramallah (ANTARA) – Sedikitnya 350 anak Palestina masih mendekam di penjara-penjara Israel di tengah laporan mengenai penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis yang mengancam keselamatan mereka.

Direktur Eksekutif Palestinian Center for Child Rights, Khaled Quzmar, memperingatkan bahwa kondisi anak-anak Palestina yang ditahan terus memburuk. Situasi tersebut diperparah oleh terbatasnya akses organisasi hak asasi manusia (HAM) untuk memantau kondisi para tahanan di dalam penjara.

Berbicara kepada Voice of Palestine pada Kamis (15/10), Quzmar mengatakan pasukan Israel telah menahan lebih dari 2.000 anak Palestina sejak awal perang genosida, dengan sedikitnya 350 anak di antaranya masih berada dalam tahanan.

Laporan mengenai penyiksaan, kekurangan makanan, dan tidak terpenuhinya kebutuhan medis menjadi sorotan di tengah sulitnya upaya pemantauan independen terhadap kondisi anak-anak tersebut.

Quzmar juga menyoroti meningkatnya serangan yang dilakukan pemukim Israel dan pasukan Israel terhadap anak-anak Palestina. Ancaman dan kekerasan itu, menurut dia, turut membayangi warga Palestina selama musim panen buah zaitun.

Pada periode tersebut, warga Palestina dilaporkan menghadapi hambatan untuk mengakses lahan pertanian mereka sendiri, selain ancaman dan tindakan kekerasan yang semakin menambah tekanan terhadap kehidupan masyarakat setempat.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kondisi itu menambah kekhawatiran mengenai keselamatan anak-anak Palestina, baik mereka yang berada dalam tahanan maupun yang menghadapi kekerasan di wilayah pendudukan.

Pewarta : Asri Mayang Sari Editor: Vienty Kumala COPYRIGHT © ANTARA 2026

Sumber: ANTARA News Riau. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with