Program Minggu Kasih Polda Jatim Sapa Jemaat GKI Rungkut Surabaya, Serukan Perang Lawan Narkoba
Polda Jatim sapa jemaat GKI Rungkut Surabaya lewat program Minggu Kasih, ingatkan warga bahaya narkoba.

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur terus mempererat kedekatan bersama warga masyarakat melalui pelaksanaan program rutin bertajuk Minggu Kasih.
Kegiatan itu bertujuan memperkuat ruang silaturahmi, komunikasi, serta dialog interaktif demi bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, hadir langsung menyapa jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Rungkut Asri, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dalam ibadah kebaktian kedua pada Minggu (8/11/2026).
Fokus utama sosialisasi diarahkan pada penguatan peran keluarga serta lingkungan untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Program Minggu Kasih diwujudkan sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi umat Kristiani.
Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya bertujuan menyampaikan pesan kamtibmas, melainkan juga menyerap berbagai aspirasi warga secara langsung.
"Melalui Minggu Kasih, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya menyampaikan pesan kamtibmas, tetapi juga mendengarkan aspirasi, masukan, dan berbagai persoalan yang dihadapi warga," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan itu sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat yang digaungkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam membangun kemitraan erat bersama warga.
Di tingkat regional, semangat tersebut diterjemahkan melalui program Jogo Omah yang digagas oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Konsep tersebut memiliki makna luas untuk menjaga keluarga, lingkungan, serta masa depan generasi muda dari berbagai ancaman kejahatan.
"Rumah yang aman bukan hanya rumah yang pintunya terkunci, tetapi rumah yang keluarganya terlindungi, karena itu, menjaga keluarga dari bahaya narkoba harus dimulai dari kepedulian kita sendiri," kata alumni Akpol tahun 1995 itu.
Kabid Humas Polda Jatim mengajak para jemaat untuk mengaplikasikan tiga langkah sederhana dalam melakukan pencegahan dini terhadap kejahatan.
Langkah pertama adalah Jogo Keluarga dengan membangun komunikasi intensif antara orang tua dan anak di rumah.
Langkah kedua mencakup Jogo Lingkungan guna meningkatkan kepedulian terhadap pergaulan sosial di sekitar tempat tinggal.
Langkah ketiga yaitu Jogo Masa Depan Generasi Muda dengan memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya narkoba sejak usia dini.
Sumber: Surya.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional
Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional
Pengajian Perang di Makam WR Soepratman Rangkah Surabaya Sentil Pemimpin soal Persatuan
Pesan kritis tersebut mengemuka dalam kegiatan Pengajian Perang yang digelar Surabaya Membara di kompleks makam Pahlawan Nasional Wage Rudolf (WR) Soepratman,
Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau
Ledakan di Iran akibat militer domestik, bukan serangan AS. Sementara itu, insiden di Selat Hormuz ganggu pelayaran, dan Qatar mediasi nuklir AS-Iran.
Video Arab Saudi Serang Houthi di Yaman, 33 Orang Tewas
Arab Saudi melancarkan serangan udara dengan sasaran Houthi di sebuah desa di dekat Sanaa, Ibu Kota Yaman, Sabtu (7/11). Serangan itu membuat 33 orang...