Angkat Isu Kekerasan di Perguruan Tinggi, Mahasiswa UBB Melenggang ke Final Orasi Ilmiah Nasional
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas

Angkat Isu Kekerasan di Perguruan Tinggi, Mahasiswa UBB Melenggang ke Final Orasi Ilmiah Nasional
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB), Naila Zulva Agustina, berhasil menjadi salah satu dari empat finalis Lomba Orasi Ilmiah Nasional 2026. Prestasi tersebut diraih melalui orasi berjudul “Menyuarakan yang Terbungkam: Saatnya Kampus Menjadi Ruang Aman”, yang mengangkat pentingnya pencegahan kekerasan dan perlindungan terhadap korban di lingkungan perguruan tinggi.
Kompetisi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (BEM FIS KM UNP), dengan mengusung tema “Lawan Kekerasan, Jaga Sesama: Mahasiswa Bergerak, Kampus Aman” dan subtema “Satu Suara untuk Korban, Satu Aksi untuk Perubahan”.
Rangkaian kompetisi berlangsung pada 1–3 November 2026, dilanjutkan dengan pengumuman empat finalis pada Rabu (4/11/2026). Naila dijadwalkan mengikuti babak final secara luring pada Senin (9/11/2026), sekaligus menjadi hari pengumuman hasil akhir perlombaan.
Mahasiswa asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tersebut mengangkat isu kekerasan di lingkungan kampus dengan menekankan pentingnya keberanian menyuarakan kepentingan korban dan membangun kepedulian bersama.
Melalui orasinya, Naila membawa pesan bahwa perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat setiap individu. Gagasan tersebut sejalan dengan bidang keilmuan PPKn, khususnya dalam penerapan nilai-nilai Pancasila, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan tanggung jawab sosial.
Sumber: Timelines.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Houthi Respons Serangan Balik Saudi di Yaman
Otoritas Houthi menyatakan serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi menewaskan 33 orang di Provinsi Sanaa, Yaman.
Hujan Guyur Jeddah, NCM Saudi Perkirakan Gelombang Hujan Meluas hingga Selasa 10 November
Hujan sedang hingga lebat mengguyur Jeddah, Sabtu (7/11/2026). NCM memperkirakan hujan meluas hingga Selasa, Pertahanan Sipil minta warga jauhi lembah.
Trump Sesumbar AS Bisa Duduki Iran dan Kuasai Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sesumbar negaranya berpotensi menjadi penguasa atau pihak yang menduduki Iran di tengah konflik militer
Haji 2027, Pemerintah Perketat Seleksi Petugas dan Pengawasan Layanan Jemaah
Haji 2027, Pemerintah Perketat Seleksi Petugas dan Pengawasan Layanan Jemaah