Kisah Pengorbanan Ayah, Shafna Tembus Penulis Nasional
Kisah tentang cinta, kehilangan, dan pengorbanan seorang ayah mengantarkan Shafna Althafunnisa, siswi SMA Negeri 1 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Aceh Utara – Kisah tentang cinta, kehilangan, dan pengorbanan seorang ayah mengantarkan Shafna Althafunnisa, siswi SMA Negeri 1 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Melalui karya sastra yang sarat pesan kehidupan, Shafna terpilih sebagai salah satu penulis nasional tahun 2026 dalam buku antologi cerpen dan puisi berjudul Pengorbanan. Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dua karya yang ditulisnya, yakni cerpen Bunga di Mata Ayah dan puisi Epitaf bagi Cahaya yang Tak Pernah Pulang, menghadirkan kisah tentang perjuangan, kasih sayang orang tua, serta pengorbanan yang kerap tersembunyi di balik keberhasilan seorang anak.
Dalam cerpen Bunga di Mata Ayah, Shafna mengisahkan Bara, seorang pria yang dulunya dikenal sebagai sosok berandal, kemudian berubah menjadi ayah penuh kasih setelah kehilangan istrinya saat melahirkan putri mereka, Nala, yang terlahir dengan keterbatasan penglihatan.
Bara berjuang membesarkan putrinya seorang diri. Ia menjadi mata bagi Nala, mendampinginya tumbuh, menguatkan ketika diremehkan, hingga mendukung impiannya menjadi seorang penulis. Bahkan, di tengah perjuangan melawan penyakit, Bara tetap memikirkan masa depan sang anak.
Kisah tersebut mencapai puncak emosional ketika Nala akhirnya dapat melihat dunia melalui donor kornea mata ayahnya. Namun, kebahagiaan itu datang bersamaan dengan kehilangan sosok yang paling ingin dilihatnya.
Pesan mendalam tergambar melalui kalimat penutup cerpen tersebut, bahwa dunia terindah bukanlah sesuatu yang terlihat oleh mata, melainkan seseorang yang selalu menggenggam tangan ketika seseorang belum mampu melihat apa-apa.
Sementara itu, melalui puisi Epitaf bagi Cahaya yang Tak Pernah Pulang, Shafna menggambarkan sosok orang tua sebagai lentera yang rela menghabiskan seluruh cahaya demi menerangi perjalanan anaknya menuju cita-cita.
Puisi tersebut menyampaikan pesan bahwa tidak semua orang yang mengantarkan seseorang menuju keberhasilan berkesempatan menyaksikan hasil perjuangannya. Ada pengorbanan yang berlangsung dalam diam, ada doa yang tak terdengar, dan ada sosok yang harus lebih dahulu pergi sebelum menyaksikan impian anaknya menjadi kenyataan.
Kedua karya tersebut memperlihatkan kepekaan Shafna dalam mengolah pengalaman emosional menjadi tulisan yang tidak sekadar menyentuh perasaan, tetapi juga mengajak pembaca memahami arti kasih sayang, ketulusan, dan pengorbanan keluarga.
Kepala SMAN 1 Dewantara, Jalaluddin, S.Pd., M.Pd., menyambut bangga prestasi yang diraih siswinya. Menurutnya, keberhasilan Shafna menjadi kebanggaan keluarga besar sekolah sekaligus bukti bahwa potensi dan kreativitas peserta didik mampu berkembang hingga tingkat nasional.
Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus menggali kemampuan, mengembangkan kreativitas, serta berani menuangkan gagasan dan imajinasi melalui karya tulis.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Johan. Ia memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Shafna sebagai penulis tingkat nasional tahun 2026.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi pemantik tumbuhnya budaya literasi di kalangan pelajar, khususnya di Aceh Utara. Sebab, menulis bukan hanya tentang merangkai kata, melainkan juga ruang untuk menyampaikan gagasan, merekam kehidupan, menyuarakan kepedulian, dan menghadirkan inspirasi bagi orang lain.
Keberhasilan Shafna menjadi bukti bahwa karya besar tidak selalu lahir dari kota besar. Dari bangku sekolah di Aceh Utara, seorang siswi mampu menghadirkan cerita tentang pengorbanan yang dapat menyentuh hati pembaca lebih luas.
Melalui tulisan, Shafna seolah mengingatkan bahwa di balik setiap keberhasilan seorang anak, sering kali ada sosok yang diam-diam telah mengorbankan banyak hal, bahkan seluruh hidupnya, agar sang anak mampu meraih masa depan.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.