Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Jelang TKA dan Asesmen Nasional, Ratusan Siswa Smamita Gelar Doa Bersama

Ratusan siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) melaksanakan salat Istisqa dan doa bersama di Sport Center Smamita, Jalan Suningrat Nomor 5, Ketegan, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang...

Sumber foto: klikmu.co

Ratusan siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) melaksanakan salat Istisqa dan doa bersama di Sport Center Smamita, Jalan Suningrat Nomor 5, Ketegan, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 06.45 WIB ini digelar untuk memohon turunnya hujan sekaligus memperkuat kesiapan spiritual siswa menjelang Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN).

Salat Istisqa diimami Ustadz Ahmad Syihabuddin SSos, Al-Hafizh, Staf Kesiswaan Smamita. Adapun khotbah disampaikan Dr H Badarman MA, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang.

Dalam khotbahnya, jemaah diajak memperbanyak istigfar, bertobat, berdoa, dan melakukan muhasabah. Kemarau panjang menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Smamita, Miftahul Jannah MAg, menjelaskan bahwa salat Istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon hujan, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter religius siswa.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai keadaan.

“Memperbanyak istigfar, bertobat, berdoa, dan memperbaiki diri menjadi bagian dari ikhtiar seorang Muslim,” jelasnya.

Kegiatan ini juga berdekatan dengan persiapan siswa kelas XII menghadapi TKA dan AN. Di tengah kesibukan belajar, mereka diingatkan bahwa menghadapi ujian membutuhkan kesungguhan belajar, kedisiplinan, ketenangan hati, dan kekuatan spiritual.

Belajar dengan sungguh-sungguh merupakan bentuk ikhtiar, berdoa menjadi wujud penghambaan, sedangkan tawakal mengajarkan seseorang untuk menyerahkan hasil kepada Allah SWT setelah berusaha secara maksimal.

Nilai-nilai tersebut ingin ditanamkan Smamita agar siswa tidak hanya berupaya meraih prestasi akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, akhlak mulia, dan sikap rendah hati saat menghadapi keberhasilan maupun tantangan.

Salat Istisqa juga menjadi pengingat tentang tanggung jawab manusia dalam menjaga alam. Memohon hujan perlu disertai ikhtiar nyata, seperti menggunakan air secara bijak dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Bagi Smamita, pendidikan tidak berhenti pada pencapaian nilai dan prestasi. Pendidikan juga menjadi proses membentuk manusia yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta bertanggung jawab terhadap sesama dan lingkungan,” paparnya.

Melalui salat Istisqa dan doa bersama ini, Smamita berharap siswa semakin memahami pentingnya doa, ikhtiar, dan tawakal dalam kehidupan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk menghadapi TKA dan AN maupun berbagai tantangan di masa depan.

Sumber: klikmu.co. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with