Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Tangani Karhutla Way Kambas, BNPB Intensifkan Operasi Pemadaman dengan Metode Ini

BNPB terus meningkatkan, upaya penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Selain mengerahkan tim pemadaman di darat, pemerintah turut memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca untuk...

Sumber foto: RRI.co.id

Jakarta – BNPB terus meningkatkan, upaya penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Selain mengerahkan tim pemadaman di darat, pemerintah turut memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca untuk mendukung pengendalian karhutla tersebut.

Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, penanganan karhutla dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan berbagai instansi terkait. Langkah tersebut, bertujuan mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area lain di dalam kawasan taman nasional.

"Kami sudah meninjau langsung. Penanggulangan karhutla di kawasan konservasi tersebut bersama pemangku kepentingan lainnya," kata Kristomei dalam keterangannya seperti dilansir Antara, di Bandar Lampung, Minggu, 25 Oktober 2026.

Menurut Kristomei, pemantauan langsung di lapangan diperlukan untuk memastikan seluruh langkah penanganan berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi terkini. Ia menekankan, kecepatan respons, keselamatan petugas, serta ketepatan penentuan lokasi pemadaman menjadi perhatian utama dalam operasi tersebut.

"Penanganan karhutla harus dilaksanakan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel. Kemudian, kecepatan respons dan ketepatan penentuan lokasi prioritas," ucapnya.

Dalam mendukung upaya pemadaman, BNPB memanfaatkan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan mengoperasikan pesawat Cessna Caravan. Teknologi tersebut, digunakan sebagai langkah pendukung penanganan karhutla melalui penyemaian bahan tertentu pada awan dalam kondisi atmosfer yang memungkinkan.

"Operasi tersebut dilakukan melalui penyemaian garam atau natrium klorida (NaCl) menggunakan pesawat dalam dua penerbangan operasi atau sortie. Masing-masing sortie menggunakan 1.000 kilogram garam dengan wilayah operasi mencakup Taman Nasional Way Kambas dan Kabupaten Lampung Barat," ujarnya.

Dukungan modifikasi cuaca menjadi bagian dari strategi penanganan yang dijalankan bersama operasi pemadaman di darat. Pelaksanaannya tetap memerlukan pemantauan kondisi atmosfer dan koordinasi antartim agar upaya penanggulangan dapat diarahkan secara efektif.

BNPB Libatkan TNI, Polri, BMKG, hingga Petugas Taman Nasional

Operasi penanganan karhutla di Way Kambas melibatkan sejumlah lembaga, mulai dari BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, hingga Polri. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dinas pemadam kebakaran, Balai TNWK, serta instansi terkait lainnya juga terlibat dalam penanganan tersebut.

Kristomei menjelaskan, koordinasi lintas instansi diperlukan agar informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dapat digunakan dalam menentukan langkah operasional. Data pengamatan udara, laporan petugas di lapangan, serta kondisi cuaca menjadi bahan pertimbangan untuk menetapkan wilayah prioritas.

"Pentingnya menyelaraskan hasil pemantauan udara dengan laporan tim darat, data titik panas (hotspot), serta informasi cuaca terkini dari BMKG. Integrasi data tersebut menjadi landasan penting untuk menentukan strategi operasional yang tepat sasaran," kata Kristomei.

Lalu, Kristomei menilai, kerja sama antarlembaga menjadi faktor penting dalam melindungi kawasan TNWK dari risiko kebakaran yang lebih luas. Kawasan konservasi tersebut, memiliki nilai ekologis yang perlu dijaga melalui upaya penanganan kebakaran sekaligus pencegahan secara berkelanjutan.

BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan maupun lahan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada petani, pemilik kebun, dan pelaku usaha yang menjalankan kegiatan di sekitar kawasan rawan karhutla.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, petani, pemilik kebun, serta pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Dan mencegah karhutla dengan menerapkan metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan," ucap Kristomei.

Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with