Houthi Bantah Targetkan Mekah dan Madinah: “Itu Kebohongan Serius dan Terang-terangan!”
Houthi bantah tuduhan Arab Saudi bahwa mereka menargetkan Mekah dan Madinah. Mereka sebut pernyataan itu "kebohongan serius" dan menegaskan operasi militernya menyasar fasilitas minyak serta pangkalan militer Saudi.

Sanaa, MINA — Gerakan Houthi yang didukung Iran di Yaman pada Sabtu (24/10) membantah keras pernyataan Arab Saudi yang menuduh pasukannya menargetkan kota-kota suci Mekah dan Madinah.
Houthi menegaskan bahwa operasi militernya justru menyasar fasilitas minyak dan pangkalan militer Saudi, bukan tempat-tempat suci umat Islam.
Dalam sebuah pernyataan, Houthi menggambarkan pernyataan Saudi tersebut sebagai “kebohongan serius dan terang-terangan”. Seperti dilaporkan Roya News, sabtu (24/10)
Mereka juga menegaskan bahwa operasinya diumumkan secara transparan saat berlangsung.
Otoritas Saudi melaporkan pada Sabtu bahwa pertahanan udara mencegat dua rudal balistik yang diluncurkan ke arah wilayah Mekah dan Madinah.
Puing-puing rudal dilaporkan jatuh di beberapa lokasi, termasuk Mekah, Jeddah, Taif, dan Rabigh.
Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional secara terpisah juga mengklaim telah mencegat rudal yang menargetkan Taif dan Yanbu.
Perkembangan terbaru ini terjadi di tengah serangan lintas batas yang kembali meningkat dan dikaitkan dengan Houthi, serta meningkatnya permusuhan regional.
Arab Saudi menuduh Houthi mencoba menargetkan kota-kota suci pada kesempatan sebelumnya, termasuk insiden yang dilaporkan pada September 2026.
Houthi telah menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, dan sebagian wilayah negara itu sejak 2014. Arab Saudi kemudian melakukan intervensi militer pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Periode ketenangan relatif di bawah gencatan senjata yang dimediasi PBB sejak 2022 kini telah berganti dengan pertempuran baru.
Konflik di Yaman kembali memanas, dengan serangan udara dan rudal yang terus dilancarkan kedua belah pihak. []
Sumber: Minanews.net. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...