Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Arab Saudi

Houthi Tembakkan Rudal ke Saudi, Puluhan Serangan Udara Balasan Hantam Yaman

Konflik Houthi dan Arab Saudi kembali memanas. Saudi mencegat dua rudal menuju Taif dan Yanbu, lalu melancarkan puluhan serangan udara ke Yaman.

Sumber foto: WestJavaToday.com

WJToday, Sanaa — Konflik antara kelompok Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali memanas setelah kedua pihak terlibat aksi saling serang menggunakan rudal dan serangan udara.

Pasukan Arab Saudi melancarkan serangan udara ke Sanaa, ibu kota Yaman, pada Sabtu (24/10/2026). Wilayah tersebut diketahui menjadi salah satu basis kelompok Houthi.

Selain Sanaa, militer Arab Saudi juga melancarkan serangan udara ke kota Mocha. Puluhan serangan dilaporkan terjadi di wilayah tersebut.

Media yang dikelola Houthi, Al-Masirah, melaporkan sejumlah serangan udara menghantam wilayah Sanaa.

Salah satu serangan disebut mengenai sebuah rumah dan menyebabkan sedikitnya tiga orang tewas serta sejumlah lainnya terluka.

Serangan lainnya dilaporkan terjadi di sebuah pabrik semen di wilayah Sanaa. Media tersebut menyebut terdapat sejumlah korban tewas dan terluka dalam serangan tersebut.

Serangan udara Saudi itu terjadi setelah koalisi pimpinan Arab Saudi yang beroperasi di Yaman menyatakan telah mencegat dua rudal yang ditembakkan kelompok Houthi menuju wilayah Taif dan Yanbu.

Taif dan Yanbu berada di bagian barat Arab Saudi.

Sebelumnya, badan pertahanan sipil Arab Saudi juga mengeluarkan peringatan mengenai potensi bahaya di empat wilayah bagian barat negara tersebut.

Peringatan itu mencakup Taif, Yanbu, Makkah dan Jeddah. Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan keselamatan.

Arab Saudi memimpin koalisi militer yang pertama kali melakukan intervensi dalam konflik Yaman pada 2015.

Konflik berkepanjangan tersebut telah menyebabkan kerusakan besar di Yaman dan memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Situasi sempat mereda setelah gencatan senjata pada 2022. Namun, konflik kembali meningkat pada Juli 2026 di tengah meluasnya ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah.

Perkembangan terbaru antara Houthi dan Arab Saudi menunjukkan kembali meningkatnya ketegangan di kawasan, sementara upaya untuk menjaga stabilitas dan mencegah meluasnya konflik masih menjadi perhatian negara-negara di Timur Tengah.***

Sumber: WestJavaToday.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with