Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Perang

Subuh Keliling di Loloan Timur, Kapolres Jembrana Gaungkan Perang terhadap Hoaks dan Narkoba

Memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kedekatan, komunikasi, dan kepedulian bersama. Semangat tersebut diwujudkan Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E.,...

Sumber foto: metrotv9news

JEMBRANA – Memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kedekatan, komunikasi, dan kepedulian bersama. Semangat tersebut diwujudkan Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K., melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Baitul Qodim, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Sabtu (24/10/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut, Kapolres mengajak jemaah dan masyarakat untuk bersama-sama menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks serta meningkatkan kepedulian terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Kegiatan Subuh Keliling ini menjadi bagian dari upaya Polres Jembrana dalam menindaklanjuti program Kapolri untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui pendekatan keagamaan dan dialog langsung, Polri berupaya membangun hubungan yang harmonis sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Di hadapan jemaah Masjid Baitul Qodim, AKBP Cheery menyoroti perkembangan penggunaan media sosial yang semakin luas. Menurutnya, kemudahan memperoleh dan menyebarkan informasi harus diimbangi dengan sikap bijak, kritis, serta tanggung jawab setiap pengguna.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai maupun meneruskan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Sebab, penyebaran hoaks tidak hanya dapat menimbulkan kesalahpahaman, tetapi juga berpotensi memicu keresahan dan merusak persatuan di tengah masyarakat.

“Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Jangan sampai hoaks menimbulkan keresahan atau memecah persatuan. Periksa sumbernya dan gunakan informasi dari sumber yang tepercaya,” ujar AKBP Cheery.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan konten provokatif yang belum jelas kebenarannya. Apabila menemukan informasi yang diduga sebagai hoaks, masyarakat diharapkan melakukan verifikasi melalui sumber resmi dan melaporkannya kepada pihak berwenang melalui saluran yang tersedia.

Menurutnya, menjaga ruang digital agar tetap sehat dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran untuk menyaring informasi sebelum membagikannya menjadi langkah sederhana, tetapi penting dalam mencegah munculnya persoalan sosial akibat informasi yang menyesatkan.

Selain mengajak masyarakat memerangi hoaks, Kapolres Jembrana turut menekankan pentingnya upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan bahwa ancaman narkoba terhadap generasi muda perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, hingga masyarakat di sekitar tempat tinggal.

Dalam hal ini, keluarga memiliki peran penting sebagai benteng pertama untuk melindungi anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan. Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, memberikan perhatian terhadap perkembangan perilakunya, mengenali lingkungan pergaulannya, serta melakukan pengawasan secara bijaksana dan berkelanjutan.

“Melindungi generasi muda dari narkoba membutuhkan kepedulian bersama. Keluarga dan lingkungan harus berperan aktif agar anak-anak kita tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap acuh terhadap persoalan narkoba di lingkungan sekitar. Kepedulian dan keberanian menyampaikan informasi kepada pihak berwenang dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung langkah pencegahan sekaligus melindungi masa depan generasi penerus bangsa.

Kapolres menegaskan, upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak dapat dibebankan kepada kepolisian semata. Diperlukan keterlibatan aktif masyarakat untuk membangun lingkungan yang tertib, saling menghormati, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.

Melalui program Subuh Keliling, Polri juga ingin membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan bertemu langsung dalam suasana keagamaan, berbagai pesan kamtibmas dapat disampaikan secara lebih humanis, sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan kepolisian.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Jembrana IPTU I Putu Suardana, Kapolsek Kota Jembrana IPDA I Ngurah Agus Dwi Widiatmika Putra K., S.H., takmir Masjid Baitul Qodim Patahul Bahri, S.Ag., personel Polres Jembrana dan Polsek Kota Jembrana, serta jemaah Masjid Baitul Qodim.

Kehadiran jajaran kepolisian bersama masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Jembrana. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kebersamaan diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Melalui Subuh Keliling, Polres Jembrana terus mendorong terwujudnya masyarakat yang cerdas dalam menerima informasi, peduli terhadap masa depan generasi muda, serta aktif menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing.

Dengan semangat kebersamaan, upaya menangkal hoaks, mencegah penyalahgunaan narkoba, dan menjaga persatuan diharapkan dapat menjadi gerakan bersama demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Jembrana.

Sumber: metrotv9news. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with