Gus Irfan Pastikan Umrah WNI Masih Kondusif Di Tengah Isu Konflik Houthi
JAKARTA, Sabtu, 24 Oktober 2026 | News Satu – Pelaksanaan ibadah umrah bagi warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan masih berjalan lancar dan aman di tengah isu eskalasi konflik antara Arab...

JAKARTA, Sabtu, 24 Oktober 2026 | News Satu – Pelaksanaan ibadah umrah bagi warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan masih berjalan lancar dan aman di tengah isu eskalasi konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi. Kementerian Haji dan Umrah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan diplomatik Indonesia untuk memantau perkembangan situasi.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan, laporan terakhir menunjukkan jamaah yang menggunakan penerbangan langsung atau direct flight belum mengalami kendala berarti. Sementara itu, sejumlah penerbangan transit sempat mengalami keterlambatan.
“Laporan terakhir lancar semuanya, terutama yang terkait dengan direct flight-nya, yang langsung, yang tidak transit. Yang transit pun juga lancar, hanya ada beberapa kali delay, tetapi tidak terlalu signifikan,” kata Gus Irfan, Sabtu (24/10/2026).
Ia berharap kondisi tersebut tetap terjaga sehingga jamaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan baik.
“Mudah-mudahan tetap lancar semuanya,” ujarnya.
Gus Irfan menyampaikan, kondisi di sejumlah kota tujuan jamaah umrah, yakni Makkah, Madinah, dan Jeddah, sejauh ini masih terpantau kondusif. Ia mengaku telah bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk memperoleh informasi mengenai situasi di wilayah tersebut.
“Kemarin saya ketemu Duta Besar Saudi di sini dan relatif semuanya masih berjalan untuk umrah. Masih berjalan dengan baik karena Makkah, Madinah, Jeddah selama ini masih kondusif,” tuturnya.
Meski demikian, pemerintah tetap memantau perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi perjalanan dan pelaksanaan ibadah umrah. Kementerian Haji dan Umrah, kata Gus Irfan, menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.
“Tentu kita tiap hari selalu komunikasi dengan Kemlu kita, kemudian KBRI Riyadh, KJRI di Jeddah, kita selalu komunikasi,” ucapnya.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi terkini dan mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi keamanan di kawasan.
“Kalau ada hal yang perkembangannya mengkhawatirkan, pasti mereka akan menyampaikan kepada kami,” pungkas Gus Irfan.
Pemerintah menyatakan pemantauan akan terus dilakukan seiring perkembangan situasi, sementara laporan yang disampaikan sejauh ini menunjukkan perjalanan umrah WNI masih berlangsung dengan relatif lancar.
Sumber: News Satu. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.