Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Hari Santri Nasional 2026, Santri Didorong Berperan menuju Indonesia Emas

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Provinsi Bengkulu menjadi momentum untuk meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa dan mewujudkan Indonesia Emas. Upacara yang digelar di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis,...

Sumber foto: RRI.co.id

Bengkulu – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Provinsi Bengkulu menjadi momentum untuk meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa dan mewujudkan Indonesia Emas. Upacara yang digelar di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis, 22 Oktober 2026, diikuti seribuan santri dari berbagai daerah serta dihadiri unsur pemerintah, ulama, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia. Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” yang menekankan pentingnya kontribusi santri dalam menentukan masa depan bangsa.

Dalam sambutan tersebut, Menteri Agama menyampaikan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat negeri melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak yang mulia. Peran santri dinilai penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu menghadapi tantangan dan perkembangan zaman.

Menteri Agama juga mengingatkan agar para santri tidak merasa rendah diri dan tidak membatasi cita-cita dalam menentukan masa depan. Pesan tersebut disampaikan Herwan Antoni saat membacakan sambutan Menteri Agama di hadapan peserta upacara.

“Santri harus mengambil peran penting. Santri tidak boleh merasa kecil dan tidak boleh membatasi diri,” demikian petikan sambutan Menteri Agama yang dibacakan Herwan Antoni.

Lebih lanjut, santri didorong untuk mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa. Kesempatan untuk berkontribusi tersebut perlu diimbangi dengan kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri.

Menteri Agama turut menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu agama dan ilmu pengetahuan serta teknologi. Para santri juga diharapkan tetap memelihara tradisi pesantren tanpa merasa takut terhadap perubahan yang terjadi di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, para santri diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi serta mengambil bagian dalam pembangunan nasional. Dengan bekal ilmu, inovasi, dan akhlak mulia, santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with