Demokrat DPR AS Buru Saksi Pelapor untuk Selidiki Menteri Perang Trump
Media ABI, 23 Oktober 2026 – Fraksi Partai Demokrat di DPR Amerika Serikat (AS) tengah mengidentifikasi calon saksi pelapor (whistleblower) di Pentagon untuk mempersiapkan penyelidikan terhadap kinerja Pete Hegseth, Menteri...

Media ABI, 23 Oktober 2026 – Fraksi Partai Demokrat di DPR Amerika Serikat (AS) tengah mengidentifikasi calon saksi pelapor (whistleblower) di Pentagon untuk mempersiapkan penyelidikan terhadap kinerja Pete Hegseth, Menteri Perang dalam pemerintahan Donald Trump.
Menurut laporan The Daily Telegraph yang dikutip Kantor Berita Tasnim pada Jumat (23/10/2026), langkah ini disiapkan jika Demokrat berhasil merebut kembali mayoritas kursi DPR dalam pemilihan sela November mendatang. Mereka berencana menyelidiki secara menyeluruh kinerja Hegseth, termasuk sejumlah kontroversi yang melibatkan pejabat tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan, Demokrat tengah menyusun surat panggilan untuk meminta keterangan Hegseth dan sejumlah orang dekatnya. Mereka yang masuk dalam rencana pemanggilan itu antara lain Ricky Buria, asisten senior Hegseth, dan Jennifer Hegseth, istrinya.
Sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan beberapa orang di lingkungan Pentagon siap menyerahkan informasi dan dokumen kepada Kongres. Informasi dari para calon saksi pelapor ini diharapkan dapat menjadi bahan bagi Demokrat dalam menjalankan penyelidikan jika mereka kembali menguasai DPR.
Signal-gate Jadi Salah Satu Fokus Penyelidikan
Salah satu isu yang berpotensi menjadi fokus penyelidikan adalah skandal yang dikenal sebagai Signal-gate, terkait penyebaran informasi sensitif secara tidak sengaja dalam sebuah grup percakapan yang melibatkan sejumlah pejabat senior pemerintahan.
Penyelidikan yang direncanakan tidak hanya akan menyoroti kasus tersebut, tetapi juga mencakup kinerja Hegseth secara lebih luas.
Menurut laporan The Independent, sejumlah anggota Demokrat bahkan menginginkan pencopotan atau pemakzulan Hegseth. Meski demikian, mereka menegaskan bahwa langkah tersebut baru akan dipertimbangkan setelah penyelidikan selesai dan bukti-bukti terkumpul.
Rencana ini menunjukkan bahwa Demokrat tengah mempersiapkan langkah pengawasan terhadap Hegseth dengan mengandalkan informasi dan dokumen dari lingkungan Pentagon. Namun, upaya tersebut masih bergantung pada hasil pemilihan sela November, sementara kemungkinan pencopotan atau pemakzulan tetap menunggu hasil penyelidikan dan pengumpulan bukti. []
Sumber: Ahlulbait Indonesia. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Festival Berlabuh Deli Serdang Tembus 125 Besar Event Nasional
Berawal dari inisiatif para alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event...
Pemimpin Tertinggi Iran mengeluarkan serangkaian arahan tegas dan peringatan keras kepada AS dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memerintahkan militer untuk memperbarui daftar target AS dan Israel serta bersiap untuk menanggapi ancaman apa pun, tanpa memandang...
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Presiden Prabowo Berikan Taklimat kepada Peserta P3MDI dan Rapimnas Kadin di Hambalang
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.