Sabtu, 31 Oktober 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Jaga Ketahanan Energi Nasional, Hulu Migas Butuh Peran Inovasi Generasi Muda

PHE mengajak mahasiswa PNJ melihat peran vital industri hulu migas dalam menjaga energi nasional, menghadapi tantangan, dan membuka peluang karier beragam di masa depan.

Sumber foto: Kompas.com

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami peran industri hulu migas dalam mendukung kebutuhan energi nasional, mengenali tantangan yang dihadapi sektor tersebut, serta melihat bagaimana kemampuan dari berbagai latar belakang pendidikan dapat dikembangkan menjadi kontribusi nyata.

Fitri juga menjelaskan, PHE merupakan Subholding Upstream Pertamina yang menjalankan kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas bumi.

"Kegiatan di sektor hulu menjadi bagian awal dari rantai energi yang mendukung kebutuhan masyarakat, industri, dan pembangunan nasional," imbuh dia.

Ia menjelaskan, besarnya peran tersebut tecermin dari kontribusi PHE yang mengelola sekitar 24 persen wilayah kerja operator migas Indonesia, dengan kontribusi sekitar 65 persen terhadap lifting minyak domestik dan 35 persen terhadap lifting gas domestik.

Pada semester I-2026, produksi migas PHE tercatat sekitar 935.000 barrel setara minyak per hari.

Angka-angka ini memberikan gambaran mengenai skala tanggung jawab industri hulu dalam menjaga produksi energi dari dalam negeri.

Namun, menjaga produksi tidak terlepas dari tantangan.

Pengembangan lapangan, optimalisasi produksi, eksplorasi sumber daya baru, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi menjadi bagian dari upaya menghadapi kebutuhan energi ke depan.

PHE juga mengembangkan berbagai pendekatan, termasuk Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) untuk mengoptimalkan lapangan yang telah berproduksi dan mengeksplorasi peluang teknologi energi masa depan, seperti natural hydrogen serta teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau CCS/CCUS.

"Melalui Upstream Youth Champs, kami ingin memberikan gambaran yang lebih dekat kepada mahasiswa mengenai tantangan tersebut, sekaligus membuka pemahaman industri hulu migas membutuhkan kontribusi dari beragam bidang keahlian. Kami berharap generasi muda dapat melihat keterkaitan antara kompetensi yang mereka bangun hari ini dan kebutuhan Indonesia di masa depan,” ungkap dia.

Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with