Jaga Ketahanan Energi Nasional, Hulu Migas Butuh Peran Inovasi Generasi Muda
PHE mengajak mahasiswa PNJ melihat peran vital industri hulu migas dalam menjaga energi nasional, menghadapi tantangan, dan membuka peluang karier beragam di masa depan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami peran industri hulu migas dalam mendukung kebutuhan energi nasional, mengenali tantangan yang dihadapi sektor tersebut, serta melihat bagaimana kemampuan dari berbagai latar belakang pendidikan dapat dikembangkan menjadi kontribusi nyata.
Fitri juga menjelaskan, PHE merupakan Subholding Upstream Pertamina yang menjalankan kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas bumi.
"Kegiatan di sektor hulu menjadi bagian awal dari rantai energi yang mendukung kebutuhan masyarakat, industri, dan pembangunan nasional," imbuh dia.
Ia menjelaskan, besarnya peran tersebut tecermin dari kontribusi PHE yang mengelola sekitar 24 persen wilayah kerja operator migas Indonesia, dengan kontribusi sekitar 65 persen terhadap lifting minyak domestik dan 35 persen terhadap lifting gas domestik.
Pada semester I-2026, produksi migas PHE tercatat sekitar 935.000 barrel setara minyak per hari.
Angka-angka ini memberikan gambaran mengenai skala tanggung jawab industri hulu dalam menjaga produksi energi dari dalam negeri.
Namun, menjaga produksi tidak terlepas dari tantangan.
Pengembangan lapangan, optimalisasi produksi, eksplorasi sumber daya baru, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi menjadi bagian dari upaya menghadapi kebutuhan energi ke depan.
PHE juga mengembangkan berbagai pendekatan, termasuk Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) untuk mengoptimalkan lapangan yang telah berproduksi dan mengeksplorasi peluang teknologi energi masa depan, seperti natural hydrogen serta teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau CCS/CCUS.
"Melalui Upstream Youth Champs, kami ingin memberikan gambaran yang lebih dekat kepada mahasiswa mengenai tantangan tersebut, sekaligus membuka pemahaman industri hulu migas membutuhkan kontribusi dari beragam bidang keahlian. Kami berharap generasi muda dapat melihat keterkaitan antara kompetensi yang mereka bangun hari ini dan kebutuhan Indonesia di masa depan,” ungkap dia.
Sumber: Kompas.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
500 Ribu Orang Diperkirakan Ikuti Demonstrasi Nasional di Prancis Hari Ini
Sebanyak 500.000 orang diperkirakan mengikuti demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Prancis hari ini, Sabtu (31/10/2026), untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Pemerintah Prancis menyiapkan sekitar...
TechConnect Gelar Liga Matematika Nasional Berhadiah Rp 1 Miliar
TechConnect menggelar The Genius Math League 2026 untuk menjaring talenta matematika dari SD hingga mahasiswa dengan total hadiah Rp 1 miliar.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam enam bulan di tengah kekhawatiran atas situasi AS-Iran.
Menjelang akhir pekan, harga minyak berbalik arah dan melonjak ke level tertinggi sejak akhir April 2026, karena kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat meningkat...