Minggu, 1 November 2026

DVP Berita

Terkini
Nasional

Kado Hari Santri Nasional 2026, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

Prodi S2 Pendidikan Dasar Unusa meraih Akreditasi Unggul dari LAMDIK dengan nilai 333, menjadi kado istimewa momentum Hari Santri Nasional 2026.

Sumber foto: TIMES Indonesia

SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mencatatkan prestasi dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar Unusa berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dengan nilai 333 dan masa berlaku akreditasi selama tiga tahun.

Capaian ini menjadi kado istimewa bagi Unusa dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026. Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Unusa dalam menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia.

Ketua Program Studi S2 Pendidikan Dasar Unusa, Prof. Muslimin, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama seluruh pihak dalam membangun program studi yang bermutu.

"Capaian ini merupakan pengakuan atas kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam membangun mutu pendidikan yang berkualitas. Namun, predikat Unggul tidak boleh dipandang sebagai garis akhir. Ini merupakan amanah untuk terus meningkatkan mutu dan membuktikan keunggulan secara berkelanjutan," ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Menurut Prof. Muslimin, hasil akreditasi ini harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi serta penguatan di berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.

"Upaya tersebut mencakup peningkatan tata kelola, kualitas pembelajaran, produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta kontribusi nyata program studi bagi pengembangan pendidikan dasar," terangnya.

Tantangan ke depan, lanjutnya, bukan sekadar mempertahankan predikat Unggul, melainkan memastikan kualitas program studi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, lulusan, sekolah mitra, masyarakat, serta dunia pendidikan secara luas.

"Keunggulan harus diwujudkan dalam kualitas lulusan, relevansi pembelajaran, pengembangan ilmu pengetahuan, dan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan. Karena itu, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bertumbuh, memperkuat reputasi akademik, dan memberikan kontribusi yang semakin bermakna," kata Prof. Muslimin.

Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unusa, Dr. Nafiah, menyampaikan rasa bangga atas raihan tersebut. Menurutnya, keberhasilan S2 Pendidikan Dasar mengandaskan tantangan hingga meraih Akreditasi Unggul merupakan bukti komitmen fakultas dalam menjaga serta meningkatkan standar pendidikan.

"Alhamdulillah, bertambah lagi satu program studi di lingkungan Unusa yang meraih predikat Unggul. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, komitmen, kolaborasi, dan sinergi seluruh sivitas akademika, pimpinan universitas, FKIP Unusa, alumni, serta para mitra," ungkapnya.

Dr. Nafiah menegaskan bahwa predikat Unggul dengan masa berlaku tiga tahun ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan dorongan untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Ia menambahkan, pengembangan pendidikan dasar membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai kompetensi akademik, melainkan juga mampu berpikir kreatif, berinovasi, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Kami berharap capaian ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Unusa dan mengukuhkan S2 Pendidikan Dasar sebagai program studi yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!Klik 👉 Channel TIMES IndonesiaPastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sumber: TIMES Indonesia. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with